Kepala SPPG Perak Diduga Jarang Masuk Saat Libur Sekolah, Bantah Mangkir Kerja

Nampak situasi kantor SPPG di Jombang terkelihatan sepi dan ada anggotanya, Rabu (24/6/2026).
Nampak situasi kantor SPPG di Jombang terkelihatan sepi dan ada anggotanya, Rabu (24/6/2026). (foto: istimewa)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Kinerja Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, menjadi sorotan. Oknum pimpinan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diduga jarang masuk kantor selama masa libur semester sekolah, meskipun regulasi mengharuskan sejumlah personel tetap bertugas.

Baca juga:Pemkab Jombang Kelola Sendiri Parkir dan MCK Sentra PKL Ahmad Dahlan

Berdasarkan Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 12 Tahun 2026, operasional penyaluran MBG memang dihentikan sementara selama libur sekolah. Namun, kepala SPPG, ahli gizi, dan staf administrasi keuangan tetap diwajibkan masuk kerja untuk melaksanakan pengawasan, evaluasi, serta menjaga kebersihan fasilitas.

Read More

Pantauan di kantor SPPG Perak menunjukkan suasana yang relatif sepi. Saat itu hanya terlihat seorang petugas keamanan, Imam Muhlis, serta petugas kebersihan yang sedang membersihkan area kantor.

Imam mengaku selama masa libur semester hampir tidak melihat aktivitas staf di kantor. Menurutnya, hanya bagian administrasi keuangan yang sempat datang bekerja.

“Kalau stafnya selama liburan ini kayaknya tidak pernah masuk. Kemarin hanya bagian akuntansi yang sempat masuk selama delapan jam. Untuk kepala SPPG dan yang lain, sampai saat ini belum pernah masuk sama sekali,” ujarnya.

Ia juga menyebut ketidakhadiran Kepala SPPG, Ina Alfianti, bukan hanya terjadi saat libur sekolah. Padahal, menurutnya, jarak rumah yang bersangkutan dengan kantor relatif dekat.

Baca juga:Pertalite Langka di Sejumlah SPBU Jombang, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

Menanggapi hal tersebut, Ina Alfianti membantah tudingan bahwa dirinya maupun staf SPPG mangkir dari tugas. Ia menegaskan kegiatan kedinasan tetap berjalan selama masa libur sekolah.

“Ini hari libur masalah apa ya, Pak? Karena kan satu minggu itu… hari ini pun kita mengadakan apel. Jadi saya dan seluruh staf saya itu kumpul. Jadi, digilir di setiap SPPG,” kata Ina saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Namun saat dimintai penjelasan lebih lanjut terkait lokasi apel dan titik kumpul staf, mengingat kondisi kantor yang terlihat kosong, Ina tidak memberikan rincian tambahan hingga komunikasi terputus.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai dugaan pelanggaran disiplin kerja tersebut maupun mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan tugas selama masa libur sekolah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *