Kediri, SEJAHTERA.CO – Dalam rangka mewujudkan program Kota Kediri ramah anak, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri menggelar lomba video reels yang diikuti Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).
Baca juga:Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP, Asah Kemampuan Anggota Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Tema yang diangkat dalam lomba ini adalah “Penguatan Potensi Wisata Kuliner Ramah Anak di Kelurahan dalam Mewujudkan Kota Kediri MAPAN”.
Kegiatan tersebut telah memasuki tahap presentasi karya sekaligus pengumuman pemenang. KIM Sejahtera berhasil meraih juara I, Kamis (30/4/2026).
Pada tahap ini, panitia menetapkan sepuluh nominator, yakni KIM Genta Kelurahan Mojoroto, KIM Sejahtera Kelurahan Bujel, KIM Sumber Makmur Kelurahan Ngronggo, KIM Pakunden Bersatu Kelurahan Pakunden, KIM Berkicau Kelurahan Betet, KIM Berdikari Kelurahan Banjaran, KIM Balowerti Kelurahan Balowerti, KIM Spirit Banaran Kelurahan Banaran, KIM Auliya Kelurahan Setono Gedong, dan KIM Denmas Kelurahan Dermo.
Kepala Diskominfo Kota Kediri, Rony Yusianto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif warga, khususnya anggota KIM, dalam mempromosikan potensi daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kreativitas peserta yang mampu menghasilkan karya video reels yang menarik.
“Bagaimanapun kegiatan ini sejalan dengan misi Kota Kediri Ngangeni, yakni menciptakan kota yang rapi, indah, bersih, serta bertumpu pada pembangunan pariwisata dan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Diskominfo juga berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri untuk memastikan perspektif ramah anak dalam setiap karya.
Sebelum penentuan pemenang, para peserta terlebih dahulu mempresentasikan konsep video serta teknik produksi yang digunakan.
Rony menegaskan, lomba ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya berharap melalui kegiatan ini lahir karya-karya yang mampu menceritakan Kota Kediri dari sudut pandang pariwisata dan kuliner yang ramah anak,” tandasnya.
Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari, menambahkan bahwa lomba ini merupakan salah satu cara kreatif dalam menyebarkan informasi potensi unggulan daerah.
“Melalui video reels, peserta tidak hanya membuat konten, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang kuliner sehat, lingkungan aman, serta dukungan terhadap Kota Kediri sebagai kota ramah anak,” jelasnya.
Ia juga menilai setiap kelurahan di Kota Kediri memiliki potensi yang unik dan bernilai ekonomi.
Setelah proses penilaian, dewan juri yang terdiri dari akademisi, DP3AP2KB, dan Diskominfo menetapkan pemenang. Juara I diraih KIM Sejahtera, juara II KIM Sumber Makmur, juara III KIM Berkicau, serta juara favorit KIM Denmas.
Perwakilan KIM Sejahtera, Yayak dan Farik, menjelaskan bahwa konsep video yang diusung berupa komedi situasi (sitkom) karena dinilai mudah diterima semua kalangan.
“Proses penyusunan konsep memakan waktu dua hari, sementara produksi sekitar satu minggu. Kendala utama kami adalah cuaca karena pengambilan gambar dilakukan siang hingga sore hari,” ujarnya.
Ia berharap ke depan akan semakin banyak kompetisi serupa untuk mendukung program pembangunan Kota Kediri.
Baca juga:Warga Kediri Temukan Anakan Buaya di Pekarangan, Damkar Lakukan Evakuasi
“Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mempromosikan potensi daerah,” pungkasnya.



















