Komplotan Bobol Minimarket Alfamidi Srengat Terungkap, Dua Pelaku dari Kediri

Komplotan Bobol Minimarket Alfamidi Srengat Terungkap, Dua Pelaku dari Kediri
JA dan DP saat digelandang ke tahanan Polres Blitar Kota. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Kasus pembobolan minimarket Alfamidi di Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar pada 8 April 2025 lalu akhirnya terungkap. Dua pelakunya adalah warga Kabupaten Kediri.

Ya, Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus pembobolan minimarket setelah melalui rangkaian penyidikan. Diketahui, pelakunya adalah pemuda yang pernah membeli dan mampir ke toilet untuk pipis. Total ada tiga pelaku.

Sementara 1 pelaku masih di bawah umur. “Iya dua pelaku asal Kediri dan 1 yang masih di bawah umur berasal dari Udanawu, Kabupaten Blitar,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, Selasa (6/5/2025).

Read More

Baca Juga :Modus Pecah Kaca, Warga Madiun Kehilangan Rp350 Juta saat Ambil Uang di Ponorogo

Dia mengatakan para pelaku adalah JA (25) warga Dusun Sumberjo RT 3 RW 5 Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Pelaku kedua DP (18) warga RT 4 RW 2 Dusun Sempu, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Blitar. Sementara RS, 1 pelaku asal Udanawu, Kabupaten Blitar masih di bawah umur.

Titus mengatakan keberhasilan petugas mengungkap kasus berkat kejelian polisi. Pasca menerima laporan langsung selidiki. Polisi mencurigai gerak-gerak pemuda yang berpura-pura membeli barang dan mampir ke toilet.

Saat itulah, langsung identifikasi dan memburu. Mulai identitas kendaraan hingga wajah serta pakaian yang dikenakan. “Dari situlah akhirnya berhasil mengendus para pelaku,” katanya.

Kali pertama ditangkap adalah DP dan berlanjut ke JA dan RS. Ketiganya diketahui teman nongkrong ngopi. Di hadapan polisi mengakui perbuatannya. Dalam beraksi membagi tugas.

Baca Juga :Kisah Nenek Misringah CJH Tertua Asal Ponorogo Mampu Berhaji dari Berjualan Asam Jawa

DP dan JA membobol bangunan. Sementara RS mengawasi situasi. Aksi lancar karena sebelumnya sudah mengetahui kondisi minimarket. Termasuk di antaranya titik dinding bobol yang tak ada pengaman raknya.

Dari hasil pengembangan, ternyata komplotan beraksi di 21 tempat kejadian perkara. Dan baru tertangkap ketika beraksi di minimarket di Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat.

TKP di Kecamatan Ponggok ada 13 lokasi. Mulai pencurian motor milik petani, ponsel hingga sepeda onthel. Sementara di Kecamatan Wonodadi, 2 lokasi. Kecamatan Udanawu 3 TKP dan di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar 1 TKP.

Terakhir di Kabupaten Kediri 1 TKP dan Magetan 1 TKP yakni curanmor. Seperti diketahui awal April lalu, minimarket di Kelurahan Dandong, Srengat dibobol maling.

Baca Juga :Sebanyak 6.600 Keluarga Masuk Prioritas Program Sekolah Rakyat

Maling menjebol dinding dan menggasak ratusan rokok dan uang tunai sekitar Rp1,9 juta. Total kerugian Rp 28 juta.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *