Laga Derby Jatim Bali, Persebaya Surabaya Dapat Surat dari Kepolisian Jelang Kontra Arema FC, Ada Apa…?

Laga Derby Jatim Bali, Persebaya Surabaya Dapat Surat dari Kepolisian Jelang Kontra Arema FC, Ada Apa…?

Surabaya, SEJAHTERA.CO – Dua kesebalasan berlaga secara unik. Dua klub yang sama-sama dari Jawa Timur (Jatim) tentunya akrab disebut dengan laga Derby Jatim.

Ya, laga Derby Jatim, antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC pada pekan ke-30 BRI Liga 1 bukan berlangsung di Jatim tapi di Bali.

Tepatnya, laga Derby Jatim kali ini berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Rabu (27/3) malam atau pukul 2030.

Read More

Persebaya Surabaya kini tengah bersiap untuk menghadapi Arema FC di Bali, sebagai kandang Singo Edan saat ini.

Sesuai surat yang didapatkan Manajemen Persebaya Surabaya dari kepolisian di Bali, pertandingan nanti akan digelar tanpa penonton.

Menanggapi hal itu, Pelatih Persebaya Paul Munster menyebutkan, ada atau tidak ada penonton tidak akan berpengaruh pada timnya.

”Kami tidak terlalu memikirkan itu (tanpa penonton, Red). Kami harus tetap menghormati peraturan, kami hanya fokus kepada permainan, fokus kepada para pemain dan yang paling penting adalah permainannya,” jelas Paul Munster.

Dalam empat latihan terakhir, pelatih berpaspor Irlandia Utara itu memberikan sejumlah latihan taktikal kepada Bruno Moreira dan kawan-kawan selama dua jam.

Seperti dilansir www.persebaya.go.id, latihan dimulai pukul 19.30 hingga 22.00. Pelatih Paul Munster menyebut bahwa Arema FC bukan tim yang gampang untuk ditaklukkan.

Terutama dalam lima pertandingan terakhir. Mereka (Arema FC) menang tiga kali, seri sekali, dan kalah sekali.

”Kami tahu mereka meraih hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Tidak boleh meremehkan, kami akan fokus dari hari ke hari. Kami akan berjuang maksimal untuk meraih tiga poin,” ujarnya.

Sejak bertemu di kompetisi tertinggi 2018 silam, Arema FC dan Persebaya telah bertemu sebanyak sembilan pertandingan. Bajol Ijo mengoleksi enam kemenangan, satu imbang dan dua kekalahan.

Editor: Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *