Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo.
Akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Ponorogo – Pacitan masuk Desa Nailan Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo tersebut, satu kendaraan terperosok ke dalam parit sedalam 10 meter.
Baca Juga :PHBS Kota Batu Capai 59 Persen, 2 Indikator jadi Penghalang Pemenuhan Target
Kapolsek Slahung, AKP Pitoyo mengatakan kecelakaan karambol tersebut bermula ketika sebuah mobil berjenis Daihatsu Terios nopol AE 1722 VE yang dikemudikan oleh Turidjan (59), warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman melaju dari arah Ponorogo menuju Pacitan.
Sesampainya TKP, mobil Terios menabrak bagian samping kanan belakang mobil Daihatsu Espass nopol B 2208 NF yang dikemudikan Sumanto (37) warga Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.
“Terios berjalan terlalu ke tengah dengan kecepatan tinggi, saat bersimpangan dengan Espass menyerempet,” ungkap AKP Pitoyo, kepada wartawan, Kamis (26/9/2024).
Kapolsek Slahung menambahkan, seusai mobil Terios menyerempet mobil Esppas, mengalami berbalik hilang kendali kemudian menabrak sepeda motor honda CB 150 nopol AE 3172 SAI, yang dikendarai oleh Toimin (40) warga Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, yang datang dari arah berlawanan.
Akibat benturan tersebut mobil terios akhirnya terperosok ke sungai di sisi barat jalan.
“Kecelakaan ini murni karena human eror karena pengendara mobil kurang berhati-hati,” imbuhnya.
Baca Juga :Sosok Abdul Ghoni, Cawabup Blitar Dampingi Mak Rini Kenyang Organisasi
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak menyebabkan korban jiwa, namun pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian kaki bagian kanan, dan dilarikan ke RSUD dr Harjono Ponorogo.
Peristiwa tersebut saat ini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Ponorogo, sedangkan kendaraan diamankan di unit gakkum.
Baca Juga :Calon Bupati dan Wakil Bupati Diwajibkan Setor LADK, KPU Akan Monitoring Keluar-Masuk Dana Kampanye
“Para pengemudi saat ini masih kita mintai keterangan, kerugian tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta,” tandas Kapolsek Slahung.



















