Lebih Ekspresif, Karya Seni Pelukis Cilik Ponorogo Dipamerkan

Lebih Ekspresif, Karya Seni Pelukis Cilik Ponorogo Dipamerkan

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Jika biasanya pameran diikuti oleh pelukis dewasa atau yang sudah profesional. Lain halnya di Ponorogo, pameran lukisan diikuti oleh anak-anak setingkat sekolah dasar (SD).

Bahkan pameran yang digelar di sanggar Sabuk Janur, Kecamatan Kauman tersebut diklaim baru pertama kali digelar di Bumi Reyog.

Wisnu HP, Pemilik sanggar Sabuk Janur mengatakan, sengaja menggelar pameran lukisan tersebut sebagai wadah untuk memamerkan karya dari nak-anak yang mempunyai kecintaan terhadap seni lukis.

Read More

“Memang sengaja, karena ini merupakan bentuk wadah agar karya para anak-anak ini bisa dilihat dan dinikmati atau bahkan bisa dikoleksi oleh masyarakat,” ungkap Wisnu HP, saat diwawancarai penulis, Rabu (10/1/2023).

Wisnu menambahkan, dalam pameran yang digelar mulai tanggal 10 hingga 14 Januari 2024 itu, ada sekitar 15 karya yang dipamerkan.

Menurutnya hasil karya para seniman cilik tersebut cenderung unik serta berbeda dengan orang dewasa ataupun pelukis profesional.

“Memang beda, anak-anak ini lebih ekspresif menggambarkan sesuatu sesuai dengan keinginannya, pokoknya beda lah,” imbuhnya.

Kukuh Purwo Adi Laksono, Pengajar Sanggar Sabuk Janur mengatakan, tidak sulit  mengajarkan seni lukis kepada anak-anak.

Menurutnya dalam setiap pertemuan dirinya membebaskan para anak-anak untuk mengeksplorasi sesuai dengan alirannya.

“Kalau sukanya ekspresif kita arahkan dan contoh lukisan ekspresif, kalau abstrak yang kita berikan contoh, setelah itu mereka sendiri yang mengeksplorasi kemampuannya,” tandasnya.

Sementara itu, Jagadita Rengganis salah satu pengunjung, sengaja datang ke pameran tersebut untuk melihat koleksi lukisan dari anak-anak. Dirinya juga kagum dengan hasil karya yang dipamerkan dalam pameran tersebut.

“Bagus lukisannya tidak kalah dengan orang dewasa, satu dengan yang lainnya juga berbeda beda. Ini termasuk unik karena baru pertama digelar di Ponorogo,” pungkasnya.

Reporter: Sony Dwi Prastyo

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *