Berburu Sarapan Gratis Jumat Berkah di Pasar Rejoso, Aneka Menu Tersedia

Berburu Sarapan Gratis Jumat Berkah di Pasar Rejoso, Aneka Menu Tersedia
Pengunjung Pasar Rejoso berburu sarapan gratis Jumat berkah yang diadakan oleh komunitas MPA perwakilan Nganjuk. (muji/memo)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Pagi itu, tepatnya Jumat Kliwon, 14 November 2025, suasana Pasar Rejoso Kabupaten Nganjuk tak seperti biasanya meski sedang hari pasaran, yakni Jumat Kliwon.

Di pinggir jalan timur Pasar Rejoso, puluhan orang berjubel. Mereka seperti mengerubuti sebuah lapak penjual makanan siap saji. Terlihat, beberapa menu makanan seperti nasi pecel bungkus daun jati, pecel lele, dan juga ayam goreng ada di lapak itu.

Beberapa pengunjung Pasar Rejoso tampak ada yang mengisi kotak infaq yang disediakan oleh lapak tersebut. Banyak pula yang antre ngambil makanan tanpa memasukkan uang ke kotak infaq.

Read More

Pemandangan yang membuat hati kita miris, dan meneteskan air mata, banyak pengemis, gelandangan, dan pengamen serta tukang becak yang antre sarapan gratis dengan menu istimewa ini.

Ternyata, makanan siap saji sebagai sarapan gratis alias tak berbayar itu, disediakan oleh Warung Makan Gratis komunitas MPA atau Menjemput Pertolongan Allah, Perwakilan Nganjuk.

Baca Juga :Suami Siri Hilang, Polisi Fokus Lacak P dalam Kasus Kematian Lansia di Mojoagung

“Sebulan sekali saat hari Jumat pekan pertama, warung makan gratis ini kami buka. Kami juga memasang kotak infaq, barang kali ada dermawan yang ingin berinfaq bisa tersalurkan,” ujar Setyaningrum (50), salah satu pengurus.

“Warung buka pukul 09.00 sampai menu makanan habis. Alhamdulillah tidak sampai satu jam sudah ludes diserbu pengunjung Pasar Rejoso,” sambungnya.

Perempuan yang akrab disapa Bu Ning ini mengaku, kegiatan Jumat berkah dengan membuka warung makan gratis di Pasar Rejoso sudah dilakukan komunitas MPA Nganjuk sejak dua tahun yang lalu.

Sedangkan MPA sendiri sudah berdiri sejak tujuh tahun yang lalu, berpusat di Pagu Kediri, binaan ustaz Heru Eko Cahyono. Kelompok ngaji online ini acap kali melakukan kegiatan sosial.

“Selain membuka warung makan gratis, kita juga memberikan bantuan sembako kepada fakir miskin dan kaum duafa. Pendanaan ya urunan bareng-bareng,” ujar Bu Ning.

Baca Juga :Ibu di Mojoagung Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah, Suami Sambung Menghilang

Sedangkan untuk warung makan gratis, lanjut Bu Ning, pihaknya bekerja sama dengan Catering Pawon Jadoel milik Mbak Yun Cemploek Rejoso, sehingga menu makanan bisa bermacam – macam.

“Ini donasi MPA Nganjuk, dan para donatur lewat kotak infaq. Menu macam – macam, ada pecel lele, ayam goreng, soto ayam, rawon, nasi pecel, ayam goreng, ditambah es,” jelasnya.

Bu Ning mengungkapkan, salah satu faktor adanya tindak kejahatan dikarenakan perut lapar. Terinspirasi itu, komunitas MPA Nganjuk menggelar warung makan gratis ini, meski baru sebulan sekali.

Dia berharap kepada para dermawan untuk berinfaq ke komunitasnya agar program warung makan gratis ini bisa diadakan setiap hari Jumat.

Baca Juga :Kapolres Blitar Launching SPPG untuk Perkuat Pemenuhan Gizi Anak Sekolah

“Mari berbagi dengan sesama, sedekah makan itu yang terbaik, maka kami berharap setiap Jumat bisa menggelar Jumat berkah,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *