Budayawan Sujiwo Tejo Dukung Acara Ruwatan untuk Negeri di Situs Persada Sukarno

Budayawan Sujiwo Tejo Dukung Acara Ruwatan untuk Negeri di Situs Persada Sukarno
Kus Hartono Ketua Harian Situs Persada Sukarno bersama Budayawan Sujiwo Tejo. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Ruwatan Negara di Situs Persada Soekarno, Kediri, mendapat dukungan langsung dari budayawan nasional Sujiwo Tejo.

Dukungan itu diberikan usai panitia kunjungan ke rumah seniman nyentrik tersebut.

Kunjungan dimaksudkan memohon doa restu dan dukungan atas gelaran Ruwatan Negara bertema “Menyongsong Indonesia Mercusuar Perdamaian Dunia”.

Read More

Acara Ruwatan Negara dalam rangka mensyukuri hari berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia sendiri dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2025 di Situs Persada Sukarno.

Ketua Harian Situs Persada Soekarno Kediri, Kus Hartono, mengungkapkan bahwa Sujiwo Tejo menyambut baik gagasan besar tersebut.

Dalam Ruwatan Negara ini akan ditampilkan Wayang Gandrung dari Desa Pagung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

Baca Juga :Sambut HUT ke-80 RI, Tiga Pilar Kecamatan Semen Gelar Senam Sehat dan Lomba Meriah

“Alhamdulillah, saat kami sowan ke Mbah Tejo sangat berkenan dengan acara Ruwatan Negara ini. Beliau mengatakan bahwa ide menjadikan Indonesia sebagai mercusuar perdamaian dunia adalah gagasan besar dan mulia,” ungkap Kus Hartono.

“Bahkan jika memungkinkan, beliau berencana jika tidak ada halangan akan hadir,” sambunya, Jumat (8/8/2025).

Sujiwo Tejo juga memberikan sejumlah masukan strategis. Ia menyarankan agar panitia turut mengundang tokoh-tokoh nasional lintas bidang, seperti sejarawan Prof. Anhar Gonggong, pakar hukum tata negara, serta perwakilan dari Kementerian Kebudayaan.

Masukan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh panitia. Salah satu penggagas acara, R.M. Suhardono, menyebutkan bahwa pihaknya telah bersurat kepada nama-nama yang direkomendasikan.

Baca Juga :Polres Malang Bongkar Bandar Sabu dan Kebun Ganja di Tumpang

“Untuk sejarawan, Prof. Anhar Gonggong insya Allah siap hadir. Pakar tata negara siap hadir dari Universitas Bung Karno, adapun untuk Kementerian Kebudayaan kami telah bersurat ke Menteri Kebudayaan, Pak Fadzhon,” jelas Suhardono.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *