Liga 3 Jatim Dibuka, Asprov PSSI Jatim: Peserta Diharap Fairplay

Liga 3 Jatim Dibuka, Asprov PSSI Jatim: Peserta Diharap Fairplay

Kediri, SEJAHTERA.CO – Kompetisi Liga 3 Jatim musim 2023-2024 secara resmi dibuka di Stadion Canda Bhirawa Pare Kabupaten Kediri, Selasa (5/12/2023) sore.

Dalam pembukaan itu dihadiri langsung Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Joko Tutuko, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan para pihak sponsor.

Ahmad Riyadh membuka pertandingan kompetisi Liga 3 yang mempertemukan Persedikab Kediri versus AC Majapahit Mojokerto dengan menyerahkan bola kepada wasit. Total ada sebanyak 54 tim kontestan yang terbagi di 14 grup dengan sistem kompetisi penuh dengan dua kali home turnamen.

Read More

“Saya sampaikan terima kasih kepada Bupati Kediri atas pengajuan diri sebagai tuan rumah di Kediri,” jelas Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Ahmad Riyadh menyampaikan, Liga 3 ini memang spesial diadakan dari segala macam sistem kompetisi maupun pengamanan semuanya yang sudah berubah.

Oleh karenanya, dia meminta kepada semua klub agar mendukung program-program ini agar sepakbola menjadi sehat, prestasi, dan membanggakan.

“Kepada tim yang akan bertanding saya harap untuk fairplay semuanya, berlaku adil kepada perangkatnya. Jadi semuanya berkomitmen untuk apa adanya dalam pertandingan ini,” ucapnya.

Sementara Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menuturkan, Liga 3 musim ini merupakan musim terakhir karena musim depan sudah pindah ke stadion baru yang berada di sebelah Bandara Dhaha Kediri.

Tak hanya itu, hal tersebut juga sebagai bentuk komitmen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

“Kebetulan saya di dua tim Persedikab dan Persik, artinya saya betul-betul mencoba untuk bagaimana sebuah ekosistem dimulai dari Liga Amatir sampai Profesional menjadi satu kesatuan,” jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu berharap besar dengan adanya Liga 3 ini dapat membawa pemain bergaji Rp 5 juta naik ke Liga 1 yang memiliki gaji rata-rata Rp 25 juta. Tingginya gaji itu bisa meningkatkan kesejahteraan hidup pemain dan keluarga. Seperti yang terjadi pada pemain Persedikab bisa direkrut Persik Kediri.

Tak hanya itu, dia berharap dengan adanya sistem ini bisa terjadi di daerahnya masing-masing karena dirinya melihat ada banyak seperti Bojonegoro yang sudah siap dan banyak daerah sudah siap.

“Ini semua berkat program dari Asprov PSSI Jatim, kita doakan semoga Liga 3 ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kejadian yang tidak kita harapkan. Karena tidak ada satupun nyawa yang sebanding sepakbola,” ungkap Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persedikab ini.

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *