Longsor Rusak Fasilitas Sekolah di Trenggalek

Longsor Rusak Fasilitas Sekolah di Trenggalek
Potret MCK rusak terdampak bencana. (istimewa)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebuah tembok penahan tebing tanah atau plengsengan bangunan sebuah sekolah di Kabupaten Trenggalek ambrol alias longsor pascadiguyur hujan lebat.

Baca Juga :Antisipasi PSU, KPU Trenggalek Simulasikan Pemungutan Suara

Tanah longsor itu mengakibatkan sebuah kamar mandi siswa yang ada di atas plengsengan itu rusak parah hingga tak bisa digunakan.

Read More

Kapolsek Bendungan, Iptu Suswanto mengatakan, peristiwa tanah longsor itu terjadi di bangunan SDN 2 Surenlor Kecamatan Bendungan. Beruntung dalam kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa lantaran ambruknya kamar mandi siswa itu terjadi pada malam hari.

“Tidak ada laporan korban jiwa, kejadiannya malam, sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Suswanto, Minggu (17/11/2024).

Baca Juga :Target PBB Kota Blitar Rp 14 Miliar, Tercapai Rp 14,7 Miliar

Peristiwa itu terjadi setelah sebelumnya daerah Kecamatan Bendungan diguyur hujan dengan intensitas sidang lebat pada 15 November 2024, mulai pukul 16.00 sampai 21.00 WIB.

Diduga tidak mampu menahan beban bangunan yang berada di atasnya membuat plengsengan itu ambrol pasca diguyur hujan lebat.

“Sehingga mengakibatkan tanah longsor dengan panjang kurang lebih 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi 5 meter. Kondisi MCK siswa rusak parah dan tidak bisa digunakan lagi,” imbuhnya.

Baca Juga :Pastikan Pilkada 2024 Berjalan Lancar, KPU Kabupaten Kediri Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Pihaknya telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun Kabupaten melalui dinas pendidikan pascakejadian itu. Langkah itu dilakukan agar fasilitas yang rusak itu segera mendapatkan penanganan.

“Bagaimanapun juga MCK ini adalah fasilitas sekolah yang tentunya juga sangat dibutuhkan baik oleh guru maupun peserta didik,” ujarnya.

Baca Juga :Puluhan Kendaraan Terjaring Razia di Kota Kediri, Dua Bus Sempat Kabur Berhasil Dihentikan

Dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada terutama bagi warga yang bertempat tinggal atau berdomisili di wilayah pegunungan atau yang berdampingan dengan tebing tanah.

Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga cukup rentan terjadi tanah longsor.

Baca Juga :Kapolres Kediri Kota Bersama Dandim 0809 Kediri Pengawasan Logistik Pilkada 2024 di Gudang KPU

“Lebih berhati-hati dan waspada. Jika mengetahui ada bencana alam sekecil apapun, mohon diinformasikan kepada kami atau Bhabinkamtibmas dan tiga pilar agar bisa segera mendapat penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *