Kediri, SEJAHTERA.CO – Lupa matikan obat nyamuk saat di tinggal pergi, rumah Fitriani warga Dusun/Desa Jombangan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Selasa (7/4/2026) malam terbakar habis.
Obat nyamuk yang membakar rumah Fitriani berada di bawah kasur tempat tidur dan menyambar kasur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian Rp2 juta.
Khaleb Untung Satrio Witjaksono Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri menyampaikan peristiwa bermula Fitriani meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong.
Kebiasaannya jika malam hari nyalakan obat nyamuk untuk usir nyamuk dan diletakkan di bawah tempat tidur. Harusnya ketika tinggalkan rumah obat nyamuk dimatikan dan semua diteliti sebelum pergi.
Baca Juga :Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Operasi Ketupat, Lalin Lancar
“Karena lupa dan tergesa itulah akhirnya api dari obat nyamuk itu menjalar ke kasur hingga timbulkan api. Api dari kain kasur menjalar ke rumah dan semakin membesar hingga rumah terbakar,” katanya.
“Warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya namun api belum padam,” sambungnya.
Ditambahkan Khaleb, petugas damkar Pare yang dihubungi warga segera ke TKP dengan satu mobil berkapasitas 5000 liter dan berkekuatan 7 personel segera memadamkan amukan si jago merah ini.
Kurang lebih satu setengah jam api bisa dipadamkan. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca Juga :Harga Plastik Melonjak Tajam, Pedagang Kecil di Kota Batu Mulai Tertekan
“Kami berharap ke warga yang akan tinggalkan rumah lebih baik cek dulu semua isi rumah, matikan lampu, kompor ataupun kran dan apa saja yang berpotensi timbulkan api harus dimatikan agar tidak terjadi kebakaran,” tutupnya.



















