Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Terdampar di Pantai Sine Tulungagung

Identifikasi mayat perempuan tanpa identitas di Pantai Sine Tulungagung.
Petugas Polsek Kalidawir dan Tim Inafis Polres Tulungagung saat melakukan identifikasi terhadap mayat perempuan tanpa identitas di Pantai Sine Tulungagung.(foto: istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan terdampar di Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Jumat (29/5/2026). Kondisi jenazah saat ditemukan sudah membusuk dan mengalami kerusakan berat sehingga sulit dikenali.

Baca juga:Dua Jemaah Haji Tulungagung Wafat di Tanah Suci, Diduga Akibat Dehidrasi

Kapolsek Kalidawir, Iptu Bambang Kurniawan, mengatakan mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB oleh seorang warga yang sedang berjalan di tepian Pantai Sine. Saat itu, saksi melihat sesosok tubuh tergeletak di bibir pantai.

Read More

Mengetahui temuan tersebut, saksi kemudian melaporkannya kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Sine yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Kalidawir.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Kalidawir bersama Tim Inafis Polres Tulungagung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal.

Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas yang tiba di lokasi mendapati kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut. Sejumlah bagian tubuh mengalami kerusakan sehingga menyulitkan proses identifikasi.

“Korban mengenakan celana pendek boxer warna abu-abu bertuliskan Manchester City dan tidak mengenakan baju. Kondisi jenazah sudah rusak dan sulit dikenali,” kata Iptu Bambang Kurniawan, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas memperkirakan korban berusia antara 20 hingga 30 tahun. Namun, identitas korban belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah yang sudah membusuk.

Baca juga:Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Perbaikan Dua Kelas SDN 1 Babadan yang Ambruk

Menurut keterangan saksi, saat pertama kali terlihat, kondisi tubuh korban masih relatif utuh. Namun karena berada di bibir pantai dan terus diterjang ombak, beberapa bagian tubuh mengalami pemisahan akibat proses pembusukan yang sudah berlangsung lama.

“Kondisi jenazah sudah membusuk. Kemungkinan karena itu beberapa bagian tubuh terpisah setelah terkena hantaman ombak,” ujarnya.

Usai proses identifikasi awal, jenazah dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Saat ini masih dilakukan proses identifikasi lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban. Bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *