Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Polisi akhirnya berhasil menguak misteri temuan mayat yang tinggal kerangka di hutan Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Identitas jasad tersebut diketahui sebagai Sukadi (80), warga Desa Tawing, Kecamatan Gondang, yang dilaporkan tidak pulang sejak April 2025.
Kepastian itu diungkapkan langsung oleh pihak keluarga setelah mendapat kabar adanya penemuan kerangka manusia di kawasan lereng hutan. Keluarga kemudian mendatangi RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk memastikan identitas korban.
“Saya diberi tahu oleh anggota Bhabinkamtibmas kalau ada penemuan kerangka di wilayah hukum Polsek Gondang. Setelah itu, saya diminta datang ke rumah sakit,” ujar Aris Supriyadi, perwakilan keluarga.
Setibanya di rumah sakit, keluarga langsung mengenali korban dari sejumlah ciri khas yang melekat, seperti gigi palsu dan pakaian berupa kaus biru tua serta celana pendek.
Baca Juga :Dianggarkan Rp27,277 Miliar, untuk Rehab 32 SD Negeri di Kabupaten Kediri
Dari penuturan keluarga, Sukadi memang diketahui sering keluar rumah tanpa pamit karena sudah pikun. Setelah dipastikan identitasnya, jasad Sukadi akhirnya dimakamkan secara layak di kampung halamannya.
Sebelumnya, warga Desa Sidomulyo digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di area lereng gunung, jauh dari permukiman warga. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pencari kroto (anakan semut rangrang).
Awalnya, saksi tidak menyangka akan menemukan kerangka manusia. Saat tengah mencari kroto di balik dedaunan menggunakan bambu, ia melihat benda mencurigakan dan setelah diperiksa, ternyata merupakan tulang belulang manusia.
Selain kerangka, petugas juga menemukan pakaian berwarna biru tua, celana pendek hitam, serta gigi palsu di lokasi. Berdasarkan temuan tersebut, polisi menduga korban merupakan laki-laki lanjut usia, yang kini telah dipastikan adalah Sukadi.
Baca Juga :Ditinggal Cuci Baju, Balita Tewas Kesetrum usai Buka Pintu Gardu PLN
Dengan terungkapnya identitas korban, polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa ini. Dugaan sementara, korban tersesat di hutan karena kondisi fisiknya yang sudah renta dan daya ingat yang menurun.



















