Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Motor, Pria di Tulungagung Diduga Meninggal Akibat Sakit Jantung

Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Motor, Pria di Tulungagung Diduga Meninggal Akibat Sakit Jantung
Petugas Polsek Boyolangu saat mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi korban. (Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Seorang pengendara motor yakni Soekarno (66) warga Kelurahan Kutoanyar Kecamatan/Kabupaten Tulungagung ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan masuk Desa Moyoketen Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Sebelum ditemukan meninggal dunia, pemotor itu diketahui jatuh dari sepeda motornya.

Baca Juga :Jelang Nataru, Jalan Raya Kandat – Ringinrejo yang Rusak Minim Perbaikan

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto mengatakan, awalnya korban meminta tetangganya untuk mengantarkan dirinya agar berobat ke mantri kesehatan menggunakan sepeda motor. Lokasi tujuan tempat korban berobat di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Read More

Tetangga korban pun setuju untuk mengantarkan korban yang kemudian keduanya berangkat dari rumah korban di Kelurahan Kutoanyar menuju Desa Ngranti.

Baca Juga :Jelang Nataru, Jalan Raya Kandat – Ringinrejo yang Rusak Minim Perbaikan

Namun setibanya di jalan umum Desa Moyoketen, korban yang tengah dibonceng tiba-tiba justru melepaskan genggaman tangannya pada badan saksi.

“Peristiwa ini terjadi pada Rabu (11/12/2024) sore, dimana korban bersama saksi yang merupakan tetangganya minta diantar ke mantri kesehatan di Desa Ngranti,” kata Ipda Nanang Murdiyanto, Kamis (12/12/2024).

Dikarenakan korban melepaskan genggaman tangannya, ungkap Nanang, korban kemudian terjatuh dari sepeda motornya hingga menyebabkan motor yang ditumpangi korban oleng.

Baca Juga :Jemaat GAB Damai Sejahtera Jombang Rayakan Natal 2024, Junjung Tinggi Toleransi

Saksi yang membonceng korban berhasil mengendalikan sepeda motornya yang kemudian berbalik menolong korban.

Namun saat saksi mendekati korban, diketahui korban sudah dalam kondisi tidak bergerak, sehingga saksi menduga jika korban saat itu sudah meninggal dunia.

Mendapati hal itu, saksi pun meminta pertolongan warga setempat, dimana warga yang datang melaporkan kejadian itu ke Polsek Boyolangu.

Baca Juga :Warga Sebut Banjir Saat Ini Terparah, Ini Penyebab Kata Kepala BPBD Jombang

“Korban yang dibonceng oleh saksi tiba-tiba terjatuh dan saat diperiksa oleh saksi, korban sudah tidak bergerak dan tidak bernafas, sehingga diduga korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan, jelas Nanang, petugas Polsek Boyolangu bersama Unit Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis Puskesmas Boyolangu segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas yang tiba di TKP kemudian segera melakukan pemeriksaan pada jasad korban dan memintai keterangan.

Baca Juga :Aksi Unjuk Rasa Ratusan Truk Tambang Pasir Tradisional di Depan Pemkab Kediri, ini Tuntutannya

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap jasad korban, diketahui tidak ada tanda-tanda bekas kejahatan, namun terdapat luka bekas kerokan di dada korban sebelah kanan.

Korban pun kemudian dibawa ke rumah duka lantaran pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga :Banjir Kesamben Jombang, 70 Pengungsi Bertahan di Balai Desa Jombok

“Kalau sesuai keterangan saksi, korban memang memiliki riwayat penyakit jantung, dan diduga saat itu sakitnya kambuh. Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkasnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *