Jombang, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Minggu (20/4/2025). Peristiwa ini melibatkan mobil Toyota Kijang dan bus dari PO Bagong, yang mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Kijang dengan nomor polisi S 1940 DU melaju dari arah selatan ke utara.
Di jalur tersebut, mobil diduga kurang menjaga jarak aman hingga akhirnya menabrak bagian belakang bus Hino PO Bagong bernopol N 7311 UI yang berada di depannya.
“Benturan tak terhindarkan karena pengemudi mobil kurang antisipasi. Kecelakaan pun terjadi tepat di jalur utama Bandarkedungmulyo,” terang Siswanto.
Mobil Kijang tersebut dikemudikan oleh Soekardjo (58), yang diketahui merupakan pensiunan PNS dan berdomisili di Jl. Dr Sutomo, Kelurahan Jombatan, Jombang.
Soekardjo kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Selain sang sopir, mobil tersebut berisi beberapa penumpang lainnya yang merupakan rombongan dari Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang.
Di antara mereka adalah Mulyadi, yang duduk di kursi depan sebelah kiri, serta Ilvi Laili Hayati, Maslikhah, Musrifam, Suhartono, Irsyad, dan Irfan Zakariyah yang menempati bangku di bagian tengah hingga belakang mobil. Benturan keras membuat bagian depan mobil Kijang ringsek parah.
“Seluruh penumpang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang,” tandas Ipda Siswanto.
Sementara itu, bus Hino yang terlibat dalam kecelakaan dikemudikan oleh Eko Bagus Nurianto (42) asal Desa Tanon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Eko dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.
Baca Juga :Sempat Kabur, Pemotor Knalpot Brong Diduga Hendak Balap Liar Diamankan Satlantas Polres Kediri Kota
Polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang berada di lokasi kejadian, yakni Akhirudin Lubis, warga Desa Gondangmanis, serta Fadla Novan, warga Desa Sambiroto, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.
Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. Hingga kini, Satlantas Polres Jombang masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.



















