Blitar, SEJAHTERA.CO – Menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah pedagang bendera di Kota Blitar mengeluh karena penjualan masih sepi. Padahal, mereka telah datang dari luar kota untuk menjajakan berbagai atribut merah putih.
Namun yang mengejutkan, banyak warga justru menanyakan bendera bergambar tengkorak seperti bajak laut, yang disebut-sebut mirip simbol dari anime populer One Piece. Hal ini sempat membuat bingung para pedagang.
“Banyak yang tanya bendera bajak laut atau ‘One Piece’. Tapi saya jawab tidak ada. Saya hanya jual bendera kemerdekaan saja,” ujar Yana Aliana, pedagang asal Bandung yang berjualan di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Senin (4/8/2025).
Yana datang bersama beberapa pedagang lain dari Jawa Barat, membawa stok bendera merah putih, umbul-umbul, dan aneka aksesoris khas 17-an. Namun, hingga awal Agustus, penjualan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
“Masih sepi pembeli. Harapannya nanti menjelang 17 Agustus ramai. Kami ke Blitar memang khusus jualan bendera merah putih,” tambahnya.
Dalam sehari, Yana hanya dikunjungi 1 hingga 2 pembeli. Mayoritas pembeli justru datang dari kalangan perkantoran yang mempersiapkan dekorasi untuk tempat kerja. Mereka membeli bendera, umbul-umbul, dan aksesoris lain. Warga biasa justru belum terlihat antusias.
Soal harga, ia menyebut bervariasi tergantung ukuran. Bendera merah putih, umbul-umbul, dan aksesoris lainnya dijual mulai Rp 20 ribu hingga Rp 70 ribu per helai. Meski umbul-umbul kurang diminati, stok masih tersedia dalam jumlah banyak.
“Mudah-mudahan laku banyak menjelang tanggal 17. Stok masih banyak,” pungkas Yana, yang berharap geliat nasionalisme bisa turut mendongkrak penjualan.



















