Pencarian Diperluas hingga Sungai Brantas, Balita Amblas Tecebur Got Belum Juga Ditemukan

Pencarian Diperluas hingga Sungai Brantas, Balita Amblas Tecebur Got Belum Juga Ditemukan
Tim gabungan saat menyusuri Sungai yang mengarah ke Sungai Brantas pada pencarian balita korban kecemplung got. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Pencarian bayi berusia 1 tahun 10 bulan yang amblas di got atau selokan rumah di Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar terus dilakukan.

Sayang, meski pencarian diperluas hingga ke sejumlah sungai, belum juga membuahkan hasil.

Menurut Kapolsek Sanankulon, AKP Nur Budi, pada pencarian hari kedua, ada sejumlah tim yang turun dalam pencarian. Di antaranya melibatkan tim gabungan. Mulai kepolisian, TNI hingga tim SAR Basarnas Malang.

Read More

Pencarian dilakukan mulai selokan depan rumah hingga sejumlah Sungai. “Belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan melibatkan tim gabungan,” katanya, Selasa (20/52025).

Baca Juga :Pria di Kertosono Dianiaya Usai Menegur Para Penjudi Sabung Ayam

Dia mengatakan pencarian diawali di selokan depan rumah dilanjut ke dam Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon. Dam ini menjalur ke selokan. Tetapi sekali lagi, di dam belum ada tanda-tanda ditemukan.

Akhirnya pencarian diperluas ke aliran di bawah dam. Belakangan diketahui jika dam Bendosari, mengarah ke Sungai Brantas. Sungai terpanjang di Jawa Timur ini saat kejadian memang dalam kondisi arus deras. “

Air selokan depan rumah mengarah ke Sungai Brantas,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Pos Basarnas Malang, Yoni Fariza mengatakan, pada hari kedua pencarian balita, melibatkan sekitar 50 personel gabungan. Para personel menyisir sungai dengan terjun langsung ke air.

Selain itu juga menyusuri melalui pinggir sungai. Nah, peluang korban hanyut ke Sungai Brantas itu cukup besar karena jarak rumah atau selokan tidak jauh.

Hal itu juga ditambah curah hujan yang lumayan tinggi. “Pencarian akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan,” jelasnya.

Baca Juga :Profil Bimo Wijayanto yang Disebut sebagai Calon Dirjen Pajak

Sebelumnya, di Dusun Sumberbuntung RT 3 RW 8 Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar ada anak balita yang berusia 1 tahun 10 bulan diduga amblas usai tercebur got atau saluran air di depan rumahnya. Petaka itu terjadi ketika sang anak bermain air.

Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan, kejadian itu pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 14.30. Anak malang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya itu MA yang masih berusia 1 tahun 10 bulan warga Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian berawal ketika sang anak bermain di samping rumah bersama keponakan yang masih berusia 5 tahun. Saat itu, masih dalam pengawasan sang ibu.

Korban tengah main air grojokan di samping rumah. Nah, tak lama kemduian, ibu korban pada saat itu ke dapur sedang membenahi kompor.

Baca Juga :Bekuk Pengedar Sabu, Satresnarkoba Polres Lamongan Amankan 1,59 Gram

Sekitar pukul 14.00 ibu korban mencari dan memanggil anak kandungnya di samping rumah. Namun todak menjawab. Selanjutnya ibu korban menanyakan kepada keponakannya yang ikut bermain.

Dari keterangan didapati bahwasanya korban sempat berjalan ke arah got atau saluran air depan rumah pada saat air mengalir deras.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *