Pencarian Korban Diduga Bunuh Diri di Jembatan Papar sampai Wilayah Kertosono Nganjuk, Kondisi Arus Sungai Deras

Pencarian Korban Diduga Bunuh Diri di Jembatan Papar sampai Wilayah Kertosono Nganjuk, Kondisi Arus Sungai Deras
Tim gabungan Basarnas saat melakukan pencarian korban di utara Jembatan Papar. (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Petugas gabungan terus melakukan upaya pencarian Eka Feri Anggraini (28), warga Desa Getas Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk yang diduga menceburkan diri di Sungai Brantas dari Jembatan Papar Kabupaten Kediri, Senin (10/3/2025).

Proses pencarian pun dimulai dari titik lokasi kejadian di Jembatan Papar hingga memasuki Jembatan Kertosono wilayah Kabupaten Nganjuk.

Koordinator Basarnas Pos Sar Trenggalek, Nanang Pujo mengatakan, pelaksanaan operasi SAR yang diduga orang bunuh diri di Jembatan Papar secara teknis terbagi menjadi 3 tim.

Read More

Yakni, terdiri dari 2 tim di perairan dan 1 tim tersebar di sepanjang aliran sungai hingga check poin jembatan untuk memantau seputaran atau kemungkinan adanya korban hanyut.

Baca Juga :Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Tajam Selama Ramadan

Selain itu, juga melakukan penyisiran mulai dari lokasi kejadian yang dibuat manuver melingkar.

“Untuk sementara hasil pencarian masih nihil (korban belum ditemukan),” katanya saat ditemui di lokasi.

Menurut Nanang Pujo, tim juga bergeser melakukan pencarian ke hilir kurang lebih 5 hingga 6 kilometer sampai dengan Jembatan Kertosono Kabupaten Nganjuk.

Namun demikian, kondisi arus sepanjang aliran sungai masih cukup deras karena musim penghujan dan debit air lumayan naik.

Ia mengungkapkan, pencarian akan dihentikan sementara bilamana kondisi hujan. Jika tidak hujan, akan berlanjut sampai pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Baca Juga :Selama 3 Tahun, Ada Empat Kali Terjadi Kecelakaan Kereta Api di Perlintasan Seketi Ngadiluwih

“Kita juga kerahkan tim untuk memantau jalur darat selama pencarian. Juga jembatan-jembatan kita cegat sepanjang sekian kilometer,” bebernya.

Tak hanya itu, lanjut dia, telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jombang untuk menginformasikan dan memantau sepanjang arus sungai. Selain Itu, juga menginformasikan kepada penambang-penambang tradisional dan penyebrangan.

“Apabila mereka melihat korban kejadian laka air di Jembatan Papar, bisa menghubungi kami atau tim di lapangan,” ungkap Nanang Pujo.

Baca Juga :Pasar Takjil Savana Tak Jadi Pakai Sistem Drive Thru, Ini Kata Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung

Untuk diketahui, Eka Feri Anggraini dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Brantas dari Jembatan Papar pada Minggu (9/3/2025). Pihak kepolisian yang mendapat laporan mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian korban, namun hingga malam hari belum ditemukan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *