Jombang, SEJAHTERA.CO – Momen Idul Adha 1446 Hijriyah diwarnai suasana haru dan sesak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jombang, Jawa Timur.
Ratusan warga binaan Lapas Kelas II B Jombang mengikuti ibadah salat Idul Adha di area lapas pada Jumat (6/6/2025), meski dalam kondisi penuh sesak akibat overkapasitas penghuni.
Kegiatan keagamaan yang berlangsung sejak pagi itu diikuti oleh seluruh warga binaan yang beragama Islam. Para narapidana terlihat khidmat dan antusias menjalani ibadah.
Namun, kondisi keterbatasan ruang karena jumlah penghuni yang melebihi kapasitas membuat suasana berlangsung dalam desakan.
Baca Juga :Kopka Purnomo Provost RS DKT Kota Kediri Sigap Selamatkan Pemotor Ngantuk di Mayor Bismo
Salah seorang narapidana, Maulana Syarif Ahmad, mengaku merasakan keharuan mendalam saat mengikuti ibadah hari raya.
Pria yang sudah menjalani masa tahanan selama 3 tahun 2 bulan akibat kasus narkoba itu mengaku rindu keluarga.
“Sedih dan rindu sekali. Biasanya Idul Adha bersama keluarga sekarang harus merayakan di balik jeruji. Tapi saya Insyaallah, dua tahun lagi saya bebas,” tuturnya lirih.
Sementara Kepala Lapas Kelas II B Jombang, M. Ulin Nuha, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah narapidana di lapas mencapai 811 orang, padahal kapasitas ideal hanya 250 orang. Artinya, lapas mengalami kelebihan kapasitas lebih dari 200 persen.
Baca Juga :Ratusan Warga Dedehan Ikuti Salat Idul Adha di Masjid Khalimatus Hakim
“Idul Adha tahun ini dilaksanakan sangat meriah diikuti seluruh warga binaan. Setelahnya dilanjutkan penyembelihan hewan kurban. Kita mendapat bantuan satu ekor sapi dari Bupati Jombang dan sebelas ekor kambing dari para sohibul kurban,” ujar Ulin Nuha.
Ia menambahkan, hewan kurban tersebut nantinya akan dibagikan kepada para narapidana dan pegawai lapas.
Menurutnya, momen Idul Adha ini menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus mendorong para napi untuk merenung dan memperbaiki diri.
Lapas Kelas IIB Jombang sendiri mayoritas dihuni oleh napi pria dengan kasus narkotika. Meski penuh sesak, petugas tetap berupaya memastikan kegiatan ibadah berlangsung tertib dan aman.
Baca Juga :Polsek Sambeng Tertibkan Knalpot Brong di Dua Sekolah, 24 Motor Diamankan
“Momen hari besar keagamaan seperti ini diharapkan mampu memberikan pencerahan dan semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani masa hukuman,” tandas Ulin Nuha.



















