Gianyar, SEJAHTERA.CO – Persik Kediri, tim yang diunggulkan, ternyata gagal meraih kemenangan ketika kontra Persija Jakarta, Sabtu (16/3/2024).
Pada laga BRI Liga 1 2023-2024 di Gianyar Bali kemarin, Persik Kediri kalah 0-2 atas Persija Jakarta, tim yang menjamunya.
Meski sempat tampil dengan sepuluh pemain akibat kartu merah dan tanpa bek andalannya, Rizky Ridho, Persija Jakarta berhasil membuat Persik Kediri tak berkutik.
Lalu apa resepnya? Ya, seperti dilansir sebelumnya, Persija Jakarta dipastikan tidak diperkut bek andalannya Rizky Ridho saat kontra Persik Kediri akibat akumulasi kartu kuning.
Selain itu, Hansamu Yama dan Gustavo Almeida pun masih dalam pemulihan cedera sehingga belum bisa diturunkan tim Macan Putih.
Meski begitu, pelatih Macan Kemayoran, Thomas Doll, optimistis anak didiknya mampu menampilkan permainan apik. Timnya dituntut harus bermain dengan kepercayaan diri lebih.
“Saya selalu percaya para pemain bisa bermain bagus, menciptakan banyak peluang, dan mencetak gol,” tutur Thomas.
“Tapi satu hal yang harus diingat, kami tidak boleh melakukan kesalahan fatal selama pertandingan. Karena semua tahu, mendapatkan tiga poin dari Persik Kediri sangat penting untuk kami semua,” katanya lagi.
Apalagi Thomas Doll pun memuji apiknya performa Persik Kediri selama musim 2023/2024.
“Sampai saat ini Persik Kediri tampil bagus sepanjang musim, performa mereka sangat baik, terutama lini tengahnya,” kata dia.
“Mereka semua bisa memberikan perbedaan di setiap laga. Maka dari itu pemain saya (Persija) harus berkonsentrasi lebih dan mempunyai kepercayaan diri tinggi untuk melawan Persik Kediri,” ucap Thomas
Sementara itu, gelandang Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi, tak banyak komentar terkait persiapan kali ini. Apalagi di bulan puasa dan latihan malam hari.
Di sisi lain, gelandang bernomor punggung 19 itu menyebutkan bahwa kekalahan melawan Persib Bandung (1-2) pada laga sebelumnya memberikan pukulan telak bagi dirinya dan kawan-kawan.
Namun, kekalahan itu justru ingin dimanfaatkan Hanif sebagai titik bangkit Persija Jakarta di enam laga yang tersisa.
“Memang kekalahan pada laga sebelumnya menjadi pukulan berat untuk saya dan satu tim. Tapi kekalahan itu memberikan banyak pelajaran untuk kami agar bisa bermain lebih baik kedepannya dan bisa mendapat tiga poin,” kata Hanif.
Ternyata, saat laga kontra Persik Kediri pekan – 29, harapan Hanif dan kawan-kawan mendapat tiga poin kesampaian.
Bagi Persija Jakarta babak kedua adalah yang mengkhawatirkan. Meski terus konsisten menyerang namun salah satu beknya harus keluar lapangan lebih cepat karena kartu merah.
Firza Andika dinilai wasit melepaskan tekel keras kepada salah satu pasukan Macan Putih, Renan Silva pada menit 55’.
Thomas Doll pun merespon cepat untuk menjaga keunggulan dengan memasukkan sejumlah tenaga barunya.
Mereka adalah Resky Fandi di awal babak kedua, Oliver Bias, Rayhan Hannan, Dony Tri Pamungkas, dan Akbar Arjunsyah menyusul memasuki lapangan.
Hasilnya sangat positif. Tak hanya menjaga keunggulan, Persija Jakarta justru menambahkan selisih gol.
Pada menit 96’ Marko Simic mencetak gol keduanya lewat sepakan keras kaki kanannya setelah menerima umpan Ilham Rio Fahmi. Skor berakhir dengan skor 2-0 untuk Persija Jakarta.
Usai laga, pelatih Persija Thomas Thomas Doll memuji cara bermain anak asuhnya di lapangan selama 90 menit.
“Saya pikir tim saya memang layak untuk menang malam ini. Saya puji bagaimana mereka bermain dengan bagus selama 90 menit,” ucap Thomas, seperti dilansir laman resmi Persija Jakarta, Sabtu (16/3).
Para pemain, katanya, memulainya dengan sangat baik. Walaupun mereka sempat bermain dengan 10 orang di tengah-tengah pertandingan.
“Mereka bermain dengan hati hingga detik akhir laga. Senang rasanya kami bisa kembali ke Jakarta membawa tiga poin,” pungkas Thomas Doll.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















