Kediri, SEJAHTERA.CO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu mulai menunjukkan hasil. SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School berhasil meluluskan ratusan siswa angkatan pertamanya.
Baca juga:Wali Kota Kediri Lepas 280 CJH dari GOR Joyoboyo Menuju Asrama Haji Surabaya
Sekolah berasrama gratis yang digagas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana itu bertujuan memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut, didampingi jajaran serta Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menggelar pertemuan dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF) dan pihak sekolah pada Rabu (20/5/2026) di Kantor Pemkab Kediri.
Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan sekolah boarding, termasuk keberlanjutan pendidikan siswa angkatan pertama yang lulus pada 2026.
“Highlight dari pertemuan ini adalah bagaimana anak-anak ini tetap bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Mas Dhito.
Sejak berdiri, Pemkab Kediri memberikan dukungan penuh kepada siswa melalui berbagai program beasiswa. Mas Dhito juga mengapresiasi peran PSF sebagai mitra dalam pendampingan dan pembinaan siswa maupun tenaga pengajar.
Baca juga:Dinkes Kediri Ingatkan Jamaah Haji Perbanyak Air Putih dan Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Dari total 126 siswa angkatan pertama yang lulus, sebanyak 84 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, swasta, maupun kedinasan. Dari jumlah tersebut, 33 siswa telah memperoleh beasiswa.
Selain mendorong keberlanjutan pendidikan, Mas Dhito juga menekankan pentingnya menjaga kualitas sistem pendidikan yang telah berjalan baik di sekolah tersebut.
“Kami berharap sistem yang sudah berjalan baik ini tidak kendor,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, turut dibahas program peningkatan kapasitas guru di Kabupaten Kediri sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan secara berkelanjutan.



















