Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 565 calon jamaah haji (CJH) asal Ponorogo berpamitan di Pendopo Agung Ponorogo, Rabu (8/4/2026). Mereka dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 26 April 2026 sebelum diterbangkan ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda.
Baca juga:Sejumlah 565 Jemaah Haji Ponorogo Berangkat Sesuai Jadwal, Tak Terpengaruh Konflik Timur Tengah
Acara pamitan tersebut tidak dihadiri langsung Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, karena memiliki agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. Sambutan kepala daerah diwakili oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiharto.
Dalam pesannya, Lisdyarita mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan dan mematuhi arahan pembimbing selama menjalankan ibadah haji.
Baca juga:Kasus Sugiri Sancoko Masuk Tahap Sidang, PN Ponorogo Belum Terima Berkas
“Beliau berpesan agar seluruh calon jamaah haji menjaga kesehatan, mengikuti arahan pembimbing, serta mematuhi ketentuan pemerintah agar ibadah berjalan lancar,” ungkap Agus Sugiharto.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Ponorogo, Marjuni, mengatakan ratusan CJH tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 19 dan 20 embarkasi Surabaya.
Para jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo pada 26 April 2026 dan menginap selama satu malam sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Marjuni juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kondisi fisik sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.
“Kami minta jamaah mulai menjaga kesehatan dari sekarang sampai nanti pulang ke tanah air,” ujarnya.
Terkait situasi geopolitik di Timur Tengah, Marjuni memastikan pemerintah telah menyiapkan skenario penerbangan apabila terjadi peningkatan eskalasi konflik. Namun hingga saat ini, jadwal keberangkatan masih sesuai rencana.
“Jika terjadi kenaikan biaya avtur, tambahan biaya akan ditanggung pemerintah sehingga tidak membebani jamaah,” tegasnya.
Berdasarkan data Kemenhaj Ponorogo, jamaah tertua berusia 91 tahun berasal dari Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo. Sementara jamaah termuda berusia 15 tahun lebih dari Desa Bajang, Kecamatan Mlarak.
Baca juga:ASN Pemkab Ponorogo Masih Bekerja Normal, Kebijakan WFH Tunggu Aturan Pusat
Sebanyak 565 CJH Ponorogo tahun 2026 tersebut terbagi dalam dua kloter dan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada akhir April melalui embarkasi Surabaya.



















