Kediri, SEJAHTERA.CO – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Dusun Gemenggeng, Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri dalam gelaran Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab yang dilaksanakan pada rutinan umum Ahad Kliwon, Minggu (3/5/2026).
Baca juga:KIM Sejahtera Juara Lomba Video Reels, Angkat Kuliner Ramah Anak di Kota Kediri
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.00 hingga 21.00 WIB ini dipusatkan di Masjid An-Nuur, Dusun Gemenggeng. Pada akhir khataman, jamaah mendapatkan tausiyah dengan menghadirkan Gus Fahmi Djazuli dan Ning Tasya Aluna.
Acara tersebut turut dihadiri ratusan jamaah dari wilayah Kecamatan Wates dan sekitarnya. Kehadiran tokoh muda Nahdliyin, Gus Fahmi Djazuli dan Ning Tasya Aluna, semakin menambah semarak sekaligus kekhusyukan majelis.
Kepala Desa Janti, H. Muryadi, menegaskan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang bersih dari perilaku negatif.
Ia menyebut majelis ini sebagai “zero perbuatan negatif” sekaligus pagar atau tameng dalam menekan angka kriminalitas di Desa Janti dan sekitarnya.
“Semoga Desa Janti dijauhkan dari segala balak di dunia maupun akhirat serta mendapatkan maghfiroh dari Allah SWT. Kegiatan ini juga berdampak pada generasi muda agar memahami makna kandungan ayat suci Al-Qur’an, sehingga dapat menghindari perbuatan yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan kegiatan serupa akan terus digalakkan agar generasi muda semakin memahami nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Jantiko Mantab Kecamatan Wates, Ustadz Zainuri, menyampaikan kegiatan ini merupakan rutinan Ahad Kliwon yang selalu dinantikan masyarakat.
“Majelis ini tidak hanya menjadi sarana dzikir dan sema’an Al-Qur’an, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, sema’an Al-Qur’an dipimpin oleh KH Anwar dari Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, bersama Kyai Mahmud dari Adan-adan, Gurah, Kediri, serta diikuti sekitar 10 hafidz Al-Qur’an.
Gus Fahmi Djazuli diketahui merupakan putra dari Ning Eva Munif dan cucu dari KH Munif Djazuli, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri. Sementara itu, Ning Tasya Aluna merupakan putri dari Gus Sabuth Panoto Projo dan cucu dari KH Hamim Thohari Djazuli atau Gus Miek, tokoh sentral dalam gerakan Dzikrul Ghofilin dan Jantiko Mantab.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melestarikan tradisi keagamaan yang telah diwariskan para ulama.
Baca juga:Hardiknas 2026 di Kota Kediri, Mbak Wali Tekankan Penguatan Mutu dan Akses Pendidikan
Panitia mengajak seluruh warga Dusun Gemenggeng dan sekitarnya untuk terus meramaikan majelis dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan.



















