Rencana Pembangunan Dapur SPPG di Kota Batu Ditolak Warga, ini Alasannya

Rencana Pembangunan Dapur SPPG di Kota Batu Ditolak Warga, ini Alasannya
Lokasi dapur SPPG yang merupakan aset Pemkot Batu mendapatkan penolakan. (istimewa)

Batu, SEJAHTERA.CO – Rencana adanya wacana pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu mendapatkan penolakan keras dari warga setempat.

Hal ini tentunya bangunan yang merupakan aset Pemerintah Kota Batu ini masih urung dilakukan.

Salah satu alasan penolakan ini didasari karena lokasi berbatasan langsung dengan Sumber Umbul Gemulo Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji Kota Batu yang dianggap mengancam produktivitas sumber mata air.

Read More

Salah satu warga yang juga seorang advokasi pelestarian sumber mata air yakni Aris Faudin mengatakan jika warga sangat menolak keras wacana tersebut.

Apalagi lokasinya yang sangat dekat dengan sumber mata air akan mengganggu produktivitasnya.

Baca Juga :Operasi Patuh Semeru 2025 Sasar Warung hingga Layanan SKCK di Polsek Pesantren

“Sebelumnya memang warga setempat hanya dengar desas-desus saja. Tidak menyangka akan benar ditetapkan,” ujar Aris Faudin, Selasa (15/7/2025).

Menurutnya tak hanya itu, pembangunan area tersebut dinilai membawa dampak berkepanjangan. Misalnya pencemaran lingkungan dan minimnya daerah resapan.

Kondisi itu membuat sumber tersebut tidak lagi terjaga kelestariannya. Apalagi lokasi tersebut juga sangat disakralkan oleh warga setempat sebagai sumber kehidupan.

Merespons isu itu, Aris membersamai warga dan pemerhati lingkungan sempat menggelar pertemuan pada 26 Juni lalu.

Mereka adalah komunitas masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Mata Air (FMPA).

Baca Juga :Bus Seruduk Truk di Mojoagung, Sopir Terluka

Mereka kemudian mengajukan permintaan audiensi eks DPRD Kota Batu dengan mengundang Wali Kota Batu.

Tujuannya untuk mempertimbangkan kembali keputusan pembangunan SPPG di wilayah sumber mata air.

“Sebenarnya warga mendukung jika akan dibangun SPPG, tapi lokasinya jangan di sana,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *