Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 23 warga Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek terpaksa mengungsi lantaran rumahnya rusak dilanda bencana tanah gerak. Peristiwa itu terjadi di RT 18/RW 04 Dusun Depok, Desa Ngrandu.
Baca Juga :Rekanan Proyek Susul Eks Direktur PDAM Jadi Tersangka Korupsi
“Untuk sementara waktu mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta saat meninjau lapangan dan menyalurkan bantuan, Selasa (17/12/2024).
Indra menyebut, retakan tanah sepanjang 300 meter yang terjadi di daerah itu juga mengakibatkan dinding rumah warga mengalami keretakan. Kondisi itu dipicu akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat pada 15-16 Desember.
Baca Juga :Rekanan Proyek Susul Eks Direktur PDAM Jadi Tersangka Korupsi
“Kondisi ini tentunya membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif sehingga tidak sampai membahayakan penghuni rumah,” imbuhnya.
Ia menyebut, pihaknya bersama stakeholder terkait lainnya tengah merumuskan langkah terbaik bagi warga mengingat rumah 23 warga itu tidak layak huni. Sembari menunggu proses itu, pihaknya menyalurkan sejumlah bantuan sosial kepada warga terdampak.
“Kita juga bawa tim medis dari Sidokkes Polres Trenggalek untuk membantu pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Di samping itu juga disiapkan obat-obatan,” pungkasnya.
Baca Juga :Oknum Suporter Bentrok di Perbatasan Kediri-Malang
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, ada sebanyak 11 rumah dan sebuah tempat peribadatan yang terdampak bencana tanah gerak itu. Dari jumlah itu, sebanyak 23 jiwa di 9 kepala keluarga dari 8 rumah mengungsi ke tempat yang lebih aman, ke rumah saudaranya.
“Tanah gerak itu mengakibatkan 11 rumah dan sebuah musala terdampak hingga mengakibatkan sebanyak 9 kepala keluarga dari 8 rumah mengungsi,” kata Triadi.
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengantisipasi kerusakan yang lebih parah. Mengingat saat ini wilayah Bumi Menak Sopal sebutan lain Trenggalek kerap dilanda hujan.
“Selalu berhati-hati dan waspada akan potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” pungkasnya.



















