Kediri, SEJAHTERA.CO – Curah hujan lima jam deras yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB berakibat sungai Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri meluap hingga masuk ke rumah warga.
Tercatat ada 26 rumah warga di dusun wilayah Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri alami beberapa kerusakan mulai rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.
Sejak air surut pukul 17.30 WIB, petugas BPBD Kabupaten Kediri, Damkar, TNI dan Polri bersama warga membantu warga mengamankan barang yang tersisa dalam rumah.
Air dari Sungai Tiron meluap hingga sebatas dada orang dewasa masuk rumah warga yang bermukim di sekitar sungai.
Baca Juga :Kapolres Kediri Kota Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Stefanus Joko Sukrisno Kepala BPBD Kabupaten Kediri menjelaskan, 26 rumah yang terdampak banjir dan alam kerusakan akan mendapatkan bantuan logistik dan sembako dari Pemkab Kediri. Hal ini upaya meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang.
“Sesuai prakiraan cuaca BMKG Bandara Internasional Dhoho Kediri curah hujan saat terjadi banjir bandang mencapai 124 milimeter dan jika sudah di atas 100 milimeter sudah katagori ekstrem. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dan kami mendata kerugian yang terjadi,” ujarnya, Senin (23/12/2024).
Ditambahkan Joko, Pemkab Kediri dalam ini BPBD Kabupaten Kediri dalam penanganan banjir bandang ini sinergi lintas instansi. Untuk perbaikan rumah akan dilakukan Dinas Perkim Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Libur Panjang Nataru, Terminal Seloaji Ponorogo Mulai Ramai Penumpang, Kenaikan Nyaris 100 Persen
Hal ini sebagai upaya percepatan penanganan kebencanaan di tiron. Sejumlah alat berat diturunkan termasuk Damkar untuk penyemprotan jalan berlumpur.
Sementara itu, Ina Rahayu Kepala Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mengatakan jika penanganan banjir ini memang bersinergi. Untuk rumah yang rusak sudah dalam pendataan, sedangkan Dinas PUPR akan cek gorong gorong dan cek kondisi sungai saat ini.
“Kami siapkan posko pengungsian di Balai Desa Tiron dan sebagian warga lagi mengungsi di rumah saudaranya. Pastinya untuk warga kami aman namun penanganan rumah dan sarpras jalan rusak aka nada perbaikan. Untuk makanan warga mulai Minggu sore,malam hingga hari berikutnya kita sudah siapkan,” jelasnya.
Damiran (40) warga setempat rumahnya terendam hingga beberapa barang rumah tangga hanyut. Karena air masuk rumahnya yang berdekatan dengan Sungai Tiron. Ia bersama keluarga selamat dan mencari tempat yang lebih tinggi dan aman.
“Kami sekeluarga langsung keluar rumah saat air mulai meninggi. Sedangkan rumah Misri (35) adik saya ambruk karena tak mampu menahan gerusan air dari sungai yang kencang,” katanya.
Kasijan (55) warga lainnya juga bernasib yang sama dengan Damiran. Awalnya air hanya sebatas mata kaki, kemudian air bah datang masuk rumah menghanyutkan semua barang yang ada di dalam rumah.
Baca Juga :Jalan Kediri-Nganjuk Banjir, Beberapa Sepeda Motor Mogok di Pasar Buah Banyakan
“Satu almari juga hanyut dan saya berusaha pegang kuat namun tidak mampu. Almari tersebut berisi surat surat penting keluarga amblas ditelan air bah,” imbuhnya.



















