Selepas Lebaran Harga Timun Tembus Rp 3.000 Per Kilogram

Selepas Lebaran Harga Timun Tembus Rp 3.000 Per Kilogram
Petani Timun di pantau tanaman timun (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Sempat menyentuh harga Rp 500 per kilogram sebelum lebaran, kini nilai jual timun melonjak tajam hingga Rp 3.000 per kilogram dan terhitung cukup tinggi.

Sekalipun musim pancaroba tampaknya tak pengaruhi harga yang naik cukup tinggi dibandingkan sebelumnya. Lebih mujur lagi petani sayur timun ini tak temukan hama di tanamannya.

Yunanto petani timun Ringinrejo sumringah mengetahui harga timun cukup tinggi usai lebaran ini. Harga timun biasanya tak pernah tinggi. Masa tanam timun hingga masa panen waktunya 40 hari. Sekali panen jika sudah waktunya seminggu bisa panen 2 kali.

Read More

Baca Juga :Polres Blitar Terjunkan Ratusan Personel Amankan Peringatan Jumat Agung

“Selanjutnya untuk sekali petik bisa mencapai 65 kilogram hingga 1,5 kwintal dan di lahan yang saya miliki ini 100 ru hasilnya cukup bagus dan yang utama adalah unsur pemeliharaan hingga awal tanam, proses pemupukan, penyemprotan cegah hama, dan saat panen,” katanya.

Yunanto berharap harga timun bisa terus naik dalam minggu ini. Bisa jadi juga perubahan harga sangar cepat sehari dua kali pagi dan sore. Permintaan di pasaran cukup tinggi sehingga harga naik.(bak)

Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *