PONOROGO, SEJAHTERA.CO – Ribuan masyarakat tumpah ruah di Alun Alun-alun Ponorogo mengikuti pembukaan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo 529, pada Minggu (3/8/2025) malam.
Dalam pembukaan tersebut juga digelar pengajian dan salawatan bersama Majelis Sholawat Gandrung Nabi asal Grobogan, Jawa Tengah.
Miftahul Khoir, dai muda yang akrab disapa Cak Coy Patoknegoro yang datang dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta juga hadir di tengah pembacaan Sholalwat Gandrung Nabi.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, peringatan hari jadi Kabupaten Ponorogo tahun ini digelar berbeda dari tahun tahun sebelumnya.
BACA JUGA : Bus Mira Seruduk Truk Parkir di Jombang, Tiga Penumpang Terluka
Sebab, perayaan hari jadi Kabupaten Ponorogo tahun ini tidak lagi digelar setelah tanggal 11 Agustus, melainkan dimulai sejak awal bulan.
“Kami gelar agar lebih meriah dan diisi berbagai kegiatan mulai tanggal 3 Agustus sampai nanti penutupan pada 30 Agustus,ungkap Sugiri Sancoko,” kepada koranmemo.com.
“Kolaborasi dengan DPRD Ponorogo juga kami kuatkan, agar semangat hari jadi benar-benar dirasakan masyarakat. Religi, budaya, dan hiburan kami padukan,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyebut ada 11 kegiatan yang disiapkan mulai tanggal 3 Agustus 2025 hingga 9 Agustus 2025.
Masyarakat akan disuguhi beragam acara mulai dari Sholawat Gandrung Nabi, fashion carnival, teater, orkestra, pertunjukan jaran thek, reyog obyok, ketoprak hingga pagelaran wayang kulit, serta puncaknya pada 30 Agustus 2025 nanti.
BACA JUGA : Umbrella Fest Miagan Dongkrak Omzet UMKM, Cak Sumardi: Desa Perlu Produk Unggulan
“Kami juga mengajak pelaku UMKM untuk ikut memeriahkan kegiatan ini. Ada berbagai stan yang disediakan selama peringatan hari jadi dan tentu selain memberikan hiburan juga mampu menumbuhkan ekonomi,” tandasnya.



















