SEJAHTERA.CO – Bukan hanya perayaan yang mendunia, hari ibu juga mencerminkan keragaman budaya dan kearifan lokal di berbagai belahan dunia.
Setiap komunitas memiliki cara unik untuk merayakan hari ibu untuk menghormati keberadaannya.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa tradisi khas dari berbagai negara dalam merayakan hari ibu yang tetap dilestarikan hingga hari ini.
Langsung saja simak, berikut ini merupakan beberapa tradisi khas dalam merayakan hari ibu.
1. Festival Mama Ocllo – Peru
Di Peru, terdapat Festival Mama Ocllo yang diadakan untuk menghormati ibu dan dewi air. Perayaan ini melibatkan pawai warna-warni, tarian tradisional, dan upacara keagamaan.
Masyarakat setempat merayakan keindahan dan vitalitas air, yang dianggap sebagai simbol kesuburan dan kehidupan.
2. Songkran – Thailand
Songkran di Thailand bukan hanya perayaan Tahun Baru, tetapi juga mencakup penghormatan terhadap ibu.
Anak-anak sering memberikan bunga, mencuci kaki ibu mereka, dan memberikan tanda penghormatan dengan air suci. Tradisi ini menunjukkan rasa hormat dan rasa syukur kepada ibu.
3. Mothering Sunday – Inggris
Di Inggris, Mothering Sunday dirayakan pada hari keempat Minggu sepanjang Lent. Pada awalnya, ini adalah kesempatan bagi pekerja untuk pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga mereka.
Meskipun sekarang lebih terfokus pada ibu, tradisi ini menekankan pentingnya keluarga dan hubungan yang erat.
4. Día de las Madres – Meksiko
Día de las Madres di Meksiko merayakan ibu pada tanggal 10 Mei setiap tahunnya. Tradisi melibatkan pawai, tarian, dan serangkaian perayaan di seluruh negara.
Meksiko mengambil serius momen ini untuk mengenang dan memberikan penghargaan kepada ibu.
5. Fête des Mères – Prancis
Fête des Mères di Prancis dirayakan pada hari Minggu terakhir bulan Mei atau awal Juni. Selama perayaan ini, anak-anak di Prancis sering memberikan hadiah, seperti bunga dan karya seni, kepada ibu mereka.
Diman restoran-restoran dan kafe juga sering menyajikan menu istimewa untuk merayakan ibu.
6. Hanami – Jepang
Meskipun Hanami di Jepang awalnya dikenal sebagai perayaan bunga sakura, tradisi ini juga mencakup penghormatan kepada ibu.
Banyak keluarga berkumpul di bawah pohon sakura untuk merayakan keindahan bunga dan momen kebersamaan keluarga.
7. Majlis Ilmu – Malaysia
Di Malaysia, terdapat tradisi yang dikenal sebagai Majlis Ilmu, di mana anak-anak memberikan penghormatan kepada ibu dengan membacakan puisi atau kata-kata yang penuh makna.
8. Hari Ibu Nasional – Indonesia
Hari Ibu Nasional di Indonesia dirayakan pada tanggal 22 Desember. Selain memberikan hadiah, anak-anak sering menyelenggarakan kegiatan di sekolah atau rumah untuk menghormati ibu mereka.
Acara-acara tersebut sering melibatkan partisipasi aktif dari anak-anak sebagai bentuk penghargaan.
Kearifan lokal dalam merayakan Hari Ibu tidak hanya memperkaya perayaan ini, tetapi juga mempertahankan warisan budaya yang kaya dan beragam di seluruh dunia.
Meskipun tradisi-tradisi ini berasal dari berbagai negara, semangat untuk menghormati ibu tetap menjadi titik sentral dalam setiap perayaan, membawa keluarga dan komunitas bersama-sama dalam rasa cinta dan terima kasih.



















