Kediri, SEJAHTERA.CO – Hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri mengakibatkan Sungai Bendokrosok, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan meluap, Minggu (24/11/2024) sore.
Akibatnya, sejumlah rumah warga terendam banjir di Dusun Putat, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan. Hingga pukul 19.00 WIB, air masih menggenangi sepanjang jalan dan gang. Sementara itu, ada beberapa warga yang membersihkan halaman rumahnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri terlihat berada di lokasi untuk memonitoring air meluap alias banjir .
Baca Juga :Awasi Masa Tenang, Bawaslu Kabupaten Blitar Tekankan Pengawas Pantau Kampanye di Medsos
Kepala Dusun Putat Desa Manyaran, Agnesia mengatakan, hujan deras mengguyur dusunnya sekitar pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Menurutnya, curah hujan tinggi dan Sungai Bendokrosok meluap hingga ke area persawahan menjadi penyebab air menggenang di rumah warga.
“Kalau yang terdampak kurang lebih ada 20 rumah di dua RT yakni RT 02 RW 1 dan RT 1 RW 1,” katanya saat ditemui di lokasi.
Dia menyampaikan, air sempat menggenang setinggi lutut. Sekitar pukul 18.00 air mulai surut hingga setinggi mata kaki.
Baca Juga :KPU Kabupaten Kediri Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Berharap Pilkada 2024 Aman dan Damai
Selain itu, air juga sempat masuk ke dalam rumah warga. Meski begitu, Agnesia memastikan tidak ada warganya mengungsi dan semuanya masih menetap di rumah.
“Sebelumnya sudah pernah banjir pada hari kedua lebaran. Tapi ini yang parah,” ucapnya.
Tidak hanya Dusun Putat, banjir juga melanda di beberapa lingkungan Desa Tiron, Kecamatan Banyakan. Berdasarkan informasi dihimpun, air sudah mulai surut.
Baca Juga :Apel Siaga Pilkada 2024 di Jombang, Netralitas ASN dan Keamanan jadi Sorotan
Sedangkan, tanggul Sungai Bendomongal di Desa Bakalan Kecamatan Grogol kembali jebol. Namun, air tidak sampai meluap seperti beberapa waktu lalu.



















