Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Ekskavasi tahap dua Situs Gondang di Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek rampung.Dalam ekskavasi selama tujuh hari yang dilakukan tim Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah XI Jatim itu ditemukan sejumlah benda purbakala peninggalan era pra-Majapahit sekitar abad ke IX.
Ketua tim ekskavasi, Mochammad Ichwan mengatakan, dalam ekskavasi tahap dua itu menemukan sejumlah benda purbakala diantaranya relief terakota dari peninggalan abad IX Masehi yang diduga era pra-Majapahit.
Tim menemukan tiga relief terakota bergambar wanita, satu buah lingga, balok bata putih, bata merah timbulan segi delapan serta ornamen candi.
“Temuan pada ekskavasi tahap dua ini menjadi pelengkap pada ekskavasi sebelumnya. Sebelumnya, kami telah mendapatkan 10 arca di lokasi Situs Gondang,” katanya Ichwan saat di Kabupaten Trenggalek.
Selain itu, dalam ekskavasi tahap dua itu pihaknya mendapatkan gambaran denah struktur candi di Situs Gondang.
Berdasarkan gambaran denah itu, pihaknya memastikan bahwa candi di Situs Gondang itu berbentuk persegi dengan ukuran 5,8 meter persegi. Sementara untuk ketinggiannya masih dilakukan identifikasi.
“Kami mendapati adanya komponen – komponen utama pada candi dan beberapa batu andesit. Biasanya batu andesit digunakan untuk ornamen, tangga atau menjadi tangga pintu candi,” imbuhnya.
Temuan itu, kata Ichwan sesuai dengan target ekskavasi tahap dua. Selain benda purbakala yang ditemukan, dalam ekskavasi itu, pihaknya melakukan penggalian untuk mencari perawara di Situs Gondang.
Hanya saja pihaknya tidak menemukan identifikasi adanya perawara meskipun sudah dilakukan penggalian dua petak di sebelah barat dekat galian candi utama.
Sementara itu, merujuk hasil identifikasi benda-benda purbakala itu, candi di Situs Gondang itu diduga merupakan era peninggalan era pra-Majapahit atau sekitar abad IX Masehi yang sebelumnya disebut diduga era Mataram Kuno Abad ke X.
Candi itu, kata dia berfungsi sebagai tempat pemujaan. Dalam kesempatan itu, pihaknya meminta kepada semua pihak untuk sama-sama menjaga kelestarian peninggalan benda bersejarah itu.
“Kami memberikan rekomendasi agar dapat ditampakkan secara utuh struktur candi dan harus dilakukan pelestarian serta pengamanan situs,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Situs Gondang dilakukan dua kali tahap ekskavasi. Rencananya, ekskavasi tahap tiga itu bakal dilakukan tahun depan. Sementara benda-benda purbakala itu saat ini tengah disimpan di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















