Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pada 2024 mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung akan mengusulkan pembangunan palang pintu perlintasan dan pos jaga pada empat titik perlintasan sebidang.
Saat ini di Tulungagung, perlintasan sebidang ada sebanyak 22 titik dan enam titik sudah dibangun palang pintu dan pos jaga.
Kabid Lalu Lintas (Lalin), Dishub Kabupaten Tulungagung, Panji Putranto mengatakan, sebenarnya pada 2023 sudah mendapat rekomendasi pembangunan palang pintu perlintasan dan pos jaga untuk delapan titik perlintasan sebidang.
Diketahui dari delapan titik tersebut, sebanyak empat titik sudah dibangun pada tahun 2023 dimana dua titik menggunakan APBD Tulungagung dan dua sisanya pakai APBD Provinsi Jatim.
Karena masih ada sisa empat titik lagi yang harus dibangun, maka akan diusulkan pada tahun 2024 mendatang.
“Kita sebenarnya tahun ini punya rekom pembangunan palang pintu perlintasan dan pos jaga pada delapan titik perlintasan sebidang, tetapi yang bisa dieksekusi hanya empat saja, sisanya coba diusulkan tahun 2024,” kata Panji Putranto, Rabu (13/12/2023).
Pembangunan empat titik perlintasan sebidang itu, ungkap Panji, berada di Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru, Desa Kromasan Kecamatan Ngunut, Desa Buntaran Kecamatan Rejotangan dan Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru (Sebelah timur UIN Tulungagung).



















