Namun, korban tetap nekat mengambilnya. Sayangnya GDA malah terpeleset dan terjatuh dalam embung hingga membuatnya tenggelam karena tidak bisa berenang.
“Saksi yang melihat itu berteriak meminta tolong hingga membuat warga berduyun-duyun datang dan melaporkan peristiwa itu ke petugas kepolisian,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan itu bergegas ke lokasi bersama petugas gabungan lainnya. Setelah dilakukan penyisiran sekitar pukul 14.00 WIB, GDA dapat ditemukan.
Namun sayangnya dia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah itu dibawa ke Puskesmas Bendungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah petugas melakukan serangkaian pemeriksaan.
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur-unsur tindakan kekerasan pada tubuh korban dan keluarga korban membuat pernyataan menolak dilakukan otopsi dan menerima peristiwa itu sebagai musibah,” pungkasnya.(ase)
Reporter : Angga Prasetya
Editor :



















