Blitar, SEJAHTERA.CO – Dua wilayah di Blitar mulai mengidentifikasi wilayah yang rawan puting beliung. Guna antisipasi bencana, meminta warga untuk memotong atau mengepras ranting pohon rawan roboh.
Permintaan itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto. Dia mengatakan selama ini warga yang terdampak puting beliung, mayoritas tempat tinggalnya ada pohon.
Fatalnya ketika hujan deras dan angin kencang, pohon rapuh dan ambruk. “Solusinya agar terhindar, pohon dipotong. Utamanya yang ada di sekitar rumah,” katanya, Senin (1/1).
Dia mengatakan dalam laporan terakhir ada sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar yang terkena dampak puting beliung. Di antaranya Kecamatan Ponggok dan Udanawu. Di Kecamatan Udanawu menimpa rumah di Desa Bendorejo sementara di Kecamatan di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok.
Dua kecamatan itu menurut pemetaan BPBD memang masuk rawan puting beliung. “Hanya kerugian material,” katanya.



















