Selain Nglegok dan Udanawu, lanjutnya ada beberapa kecamatan lain yang juga rawan bencana puting belung. Seperti di Kecamatan Srengat, Sanankulon hingga Wonodadi. Sementara rawan longsor mulai Selopuro, Doko, Wlingi dan Gandusari. Untuk rawan banjir, Kecamatan Sutojayan. “Memasuki musim penghujan kami meningkatkan siaga,” katanya. BPBD memperkirakan awal Januari ini hujan mulai merata.
Sementara itu di wilayah Kota Blitar ada tiga kelurahan yang rawan puting beliung. Di antaranya Kelurahan Ngadirejo dan Tanggung. Dua kelurahan itu betada di Kecamatan Kepanjenkidul. Ada pula di Kelurahan Gedog di Kecamatan Sananwetan.
“Wilayah ini berbatasan dengan kabupaten. Pinggiran Kota Blitar,” kata Kepala BPBD Kota Blitar Agus Suherli.
Untuk longsor kata Suherli, tak seberapa. Karena Kota Blitar tak ada wilayah berbukit. “Yang paling diwaspadai tetap angin puting beliung dan pohon roboh,” pungkasnya. (ziz)



















