Kediri, SEJAHTERA.CO – Penyakit polio menjadi kembali menjangkit pada Desember 2023 dan Januari 2024 ini membuat pemerintah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menggerakkan Program Imunisasi Nasional (PIN) mulai awal pekan ini.
Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri, Zanariah mengatakan, dalam menyukseskan Sub Program Imunisasi nasional (PIN) Polio ini Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Para orang tua juga harus mendukung dan berperan aktif mengajak anak-anaknya mendapat imunisasi.
Temuan kasus polio tersebut menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan dilakukan pencegahan dengan PIN Polio tersebut. Adapun Sub PIN Polio diselenggarakan di Kota Kediri mulai, Senin (15/1/2024).
Dimana imunisasi ini tidak dipungut biaya atau gratis. Pemkot Kediri tidak hanya menaruh perhatian lebih pada capaian cakupan imunisasi, tetapi juga memastikan kondisi sanitasi masyarakat terjaga kebersihannya.
Seluruh masyarakat diajak untuk terus peduli pada kesehatan lingkungan terutama penerapan hidup bersih dan sehat.
“Manfaatkan kesempatan baik ini untuk melindungi anak-anak kita jangan sampai polio merenggut keceriaan dan kesempatan meraih cita-cita,” tuturnya.
Zanariah meminta masyarakat segera memeriksakan anak jika mengalami gejala polio. Orangtua bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat agar segera ditanggulangi.
“Apabila ditemukan tanda-tanda kasus lumpuh layu mendadak pada anak segera laporkan ke petugas kesehatan atau kader Posyandu. Sekali lagi polio tidak dapat diobati namun bisa dicegah dengan imunisasi,” imbuhnya.
Editor: Dhita Septiadarma



















