Ditambahkan Rozi, dana Rp 20 juta tersebut, rinciannya Rp 17,5 juta untuk perbaikan rumah dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
“Tentu kami berharap adanya perubahan pada pola bangun rumah dengan kosntruksi yang lebih bagus ini, penerima program BSPS bisa lebih tertata ekonominya,” katanya.
Selain itu juga lebih sehat dan produktif orangnya dalam kehidupan dan yang lebih penting program tepat sasaran. “Karenanya dalam proses membangun kami lakukan pantauan dan monitoring, ” imbuhnya.
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Gimo Hadiwibowo



















