Blitar, SEJAHTERA.CO – Kreatifitas ditunjukkan Alfiatun Ni’mah. Perempuan asal Dusun Kandangan, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar memproduksi tas berbahan dari anyaman plastik atau tali pet .
Baca Juga : Genibudjari Ke-9 Pupuk Kecintaan Pelajar Kota Kediri Terhadap Budaya Lokal
Pangsa pasarnya sudah tembus luar negeri alias ekspor. Berikut laporannya.
Nama Alfi di Desa Kandangan sudah tak asing lagi. Ini karena kemampuannya dalam memproduksi tas berbahan dasar plastik. Bahkan, berkat kreatifitasnya puluhan warga juga ikut berdaya. Dengan memproduksi tas, ikut mengangkat ekonomi di desanya. “Monggo, inilah rumah saya,” kata Alfi, panggilan akrabnya.
Menginjakkan kaki di rumahnya sudah disambut dengan ratusan tas berbahan dasar plastik bergelantungan di etalase. Rumah depan dipermak layaknya galeri. Tas-tas itulah yang menjadi mata pencarian keluarganya dan sedikitnya 48 warga. “Alhamdulillah. Bisa memberdayakan tetangga,” kata Alfi.
Baca Juga : Muncul Isu Muktamar Tandingan, DPC PKB Datangi Polres Ponorogo
Perempuan kelahiran 18 Juli 1986 ini pun menceritakan awal berdirinya usaha kecil produksi tas anyaman. Usahanya berawal ketika tahun 2012 lalu. Berawal hanya coba-coba. Karena hanya ingin memanfaatkan waktu kosong.
“Daripada nganggur. Awalnya buat tas talikur untuk dipakai sendiri. Ternyata saya ikut suami ke Malang ada pelatihan pembuatan tas. Akhirnya saya ikut,” kata perempuan dua anak ini.
Tak disangka, tas buatannya diminati teman dan tetangganya. Akhirnya hanya 1 atau 2 tas yang dibuat, berlanjut membuat tas lebih banyak.
“Maunya dipakai sendiri tetapi malah banyak yang minta dibuatkan,” katanya. Dari situlah timbul niatnya untuk memproduksi taa.
Baca Juga : Klaim Maidi Soal Pembangunan Kota Madiun, Terancam Dituntut Mantan Walikota



















