Di era Mas Ipin, toko waralaba modern berjejaring di Kabupaten Trenggalek harus dimiliki oleh koperasi sehingga keuntungan bisnis yang didapat tidak hanya dikuasai perseorangan.
“Itu mendapatkan poin yang bagus,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Mas Ipin adalah produk UMKM Trenggalek yang bersua hingga tingkat global seiring peningkatan layanan sertifikat halal hingga nomor induk berusaha lewat layanan jemput bola Mening Deh.
Baca Juga :Tak Ada Kejelasan, 18 PKL Paguyuban Among Roso Ngaglik Bakal Wadul Dewan
Langkah itu membuat UMKM di Trenggalek naik kelas, selain kualitas produk yang mumpuni juga ditunjuk aspek legalitas yang lengkap.
Terobosan lainnya adalah pengurangan pengangguran dan peningkatan investasi lewat program 5000 pengusaha perempuan.
Program-program itu mendapatkan apresiasi positif dari pemerintah pusat sehingga menghantarkan Mas Ipin mendapatkan tanda kehormatan.
Baca Juga :Tangkap Dua Pengedar Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Amankan 52,94 Gram Sabu
“Tim penilai dari Setmilpres. Penilaian itu menjadi landasan untuk menetapkan keputusan presiden, Trenggalek mendapatkan satyalencana wirakarya. Selamat untuk semuanya, semoga koperasi dan UMKM di Trenggalek semakin maju,” pungkas Mas Ipin.



















