Massa di Trenggalek Kembali Lakukan Aksi Desak Pertanggungjawaban Santri Hamil di Ponpes, ini Kata Polisi

Massa di Trenggalek Kembali Lakukan Aksi Desak Pertanggungjawaban Santri Hamil di Ponpes, ini Kata Polisi
Ratusan warga saat mendatangi balai desa (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Massa di Kabupaten Trenggalek kembali lakukan aksi desak pertanggungjawaban pihak pondok pesantren atas kasus seorang santriwati hamil.

Baca Juga :Kasus Penganiayaan di Nganjuk, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitannya dengan Perguruan Silat

Mereka menduga, santriwati hamil hingga melahirkan itu menjadi korban tindakan asusila di lingkungan pondok pesantren yang disebut dilakukan seorang pengurus.

Read More

Sebelumnya, massa mendatangi pondok pesantren di wilayah Kecamatan Kampak pada Minggu (22/9/2024) pagi. Mereka yang datang sejak pukul 05.00 WIB tak dapat menemui pihak pondok pesantren.

Baca Juga :Kasus Penganiayaan di Nganjuk, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitannya dengan Perguruan Silat

Hingga akhirnya pada malam harinya massa dengan jumlah lebih besar mendatangi balai desa setempat untuk meminta kehadiran pihak pondok pesantren.

Dalam tuntutannya, warga meminta kepada pihak pondok pesantren menghadirkan terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Namun sayangnya hingga pukul 20.00 WIB pihak pondok tak hadir sehingga proses mediasi-pun tanpa dihadiri oleh pihak pondok pesantren.

Baca Juga :Minim, Pendaftar KPPS di Kota Blitar, Enam Hari Baru 146 Orang, ini Penyebabnya

Pertemuan yang berlangsung hingga larut malam antara warga dan pihak kepolisian itu akhirnya tetap dilakukan meskipun tanpa kehadiran pihak pondok pesantren.

Dalam kesempatan itu pihak kepolisian meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan menunggu proses hukum yang masih terus bergulir.

“Kasus ini telah dinaikkan ke penyidikan dan pihak kepolisian telah memberikan jaminan akan ditindaklanjuti dengan serius,” kata perwakilan warga, Imam Safii mengutip keterangan yang disampaikan pihak kepolisian.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *