Terekam Video, PPDI  Diduga Mendukung Salah Satu Cakada, Bawaslu Tulungagung Lakukan Ini

Terekam Video, PPDI  Diduga Mendukung Salah Satu Cakada, Bawaslu Tulungagung Lakukan Ini
Potongan rekaman video yang beredar diduga PPDI Tulungagung yang memberikan dukungan pada salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung.(istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Warga di Tulungagung digegerkan dengan video yang diduga Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Tulungagung yang mendukung salah satu calon kepala daerah (cakada) Kabupaten Tulungagung.

Menanggapi itu, Bawaslu Tulungagung melakukan penyelidikan atas beredarnya video tersebut.

Baca Juga :Cakada Tak Bisa Sembarangan Kampanye di Media Masa, Ini Penjelasan Komisioner KPU Ponorogo

Read More

Berdasarkan rekaman video berdurasi sembilan detik yang menampilkan Ketua PPDI Tulungagung dan beberapa perangkat desa serta Cakada Gatut Sunu dan Ahmad Baharudin. Pada video itu PPDI Tulungagung kompak mengucapkan dukungan untuk cakada tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon, Ketua PPDI Tulungagung, Suyono membenarkan, dirinya berada dalam rekaman video tersebut saat bertemu dengan Cakada Gatut Sunu dan Ahmad Baharudin. Pada pertemuan itu, dia tidak hanya seorang diri, melainkan juga bersama rekan-rekan perangkat desa lain.

Baca Juga :Kurang dari 12 Jam, Terduga Pelaku Penganiayaan di Depan SMAN 2 Pare Diamankan, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Kediri 

Suyono mengaku, pertemuan itu terjadi Agustus 2024 kemarin, jauh sebelum paslon itu ditetapkan oleh KPU Tulungagung. Dia mengaku datang ke sana untuk memenuhi undangan tim sukses (Timses) cakada tersebut.

“Kami diundang oleh Tim Gabah pada Agustus 2024, sebelum ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung,” kata Suyono, Jumat (27/9/2024).

Di sana Suyono diminta oleh Timses cakadan untuk memberikan ucapan dukungan seperti yang ada dalam video itu. Timses beralasan ucapan itu hanya sebagai bentuk menghargai saja.

Baca Juga :Dilempar Kayu Berpaku oleh Oknum Guru, Pelajar MTs Tewas dengan Luka di Kepala

Namun, dia tidak menyangka video ucapannya itu beredar luas di masyarakat, sehingga netralitasnya pun turut dipertanyakan. Terlebih lagi, video tersebut mulai muncul dan beredar saat memasuki masa kampanye seperti sekarang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *