Terekam Video, PPDI  Diduga Mendukung Salah Satu Cakada, Bawaslu Tulungagung Lakukan Ini

Terekam Video, PPDI  Diduga Mendukung Salah Satu Cakada, Bawaslu Tulungagung Lakukan Ini
Potongan rekaman video yang beredar diduga PPDI Tulungagung yang memberikan dukungan pada salah satu paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung.(istimewa)

“Pada saat itu, saya sudah meminta agar videonya tidak disebar. Makanya saya kaget, kok tiba-tiba muncul saat masa kampanye sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tulungagung, Pungki Dwi Puspito mengatakan, sudah mendapatkan video dukungan PPDI tersebut. Meski bukti sudah didapat, Bawaslu masih harus melakukan kajian secara mendalam, sebelum menentukan sikap.

Baca Juga :Rumah di Jombang Dibakar Akibat Perebutan Warisan, Pelaku Warga Malang Ditahan

Read More

Dalam hal ini, pihaknya harus melakukan rapat secara internal di dalam kubu Bawaslu Tulungagung yang kemudian dilanjutkan dengan rapat pimpinan. Rapat itu akan melibatkan unsur-unsur dan instansi lainnya untuk mengungkap peran masing-masing orang yang ada di video tersebut.

“Kami akan pelajari dulu dan melakukan rapat pimpinan untuk menentukan langkah apa yang harus dilakukan,” kata Pungki Dwi Puspito.

Baca Juga :Diguyur Hujan Dua Hari, Wilayah Kekeringan di Ponorogo Meluas

Pungki menjelaskan, dugaan pelanggaran ini harus ada aduan dari masyarakat terlebih dahulu untuk kemudian bisa diproses secara mendalam oleh Bawaslu Tulungagung. Identitas masing-masing orang yang ada dalam video itu juga harus diketahui oleh pihak Bawaslu untuk bisa mengambil sikap.

Bawaslu tidak bisa memastikan sampai kapan kasus ini untuk diproses dan dinyatakan sebagai pelanggaran dalam Pilkada 2024.

Namun, pihaknya akan berfokus untuk melakukan validasi terlebih dahulu untuk mendapatkan kebenaran soal identitas orang-orang yang ada pada video itu.

Baca Juga :Tulisan Alun-alun Kota Wisata Batu Berubah dan Semakin Cantik

“Kami kan belum tahu siapa saja yang ada di dalam video itu, apakah itu benar PPDI atau ternyata bukan, makanya kami perlu validasi dulu, baru kami bisa menentukan langkah,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *