Cakra melihat gagasan itu ada pada langkah GURU (Gumelar-Rudi) yang konsen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas penting dalam mengoptimalkan bonus demografi.
Ia meyakini, investasi dalam pendidikan dan pelatihan menjadi kunci untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
“Saya senang dan kagum dengan sosok pemimpin muda seperti Mas Gum – sapaan Firhando Gumelar – ini, menurut saya beliau punya kemampuan yang cukup untuk memimpin Kota Batu dalam menyiapkan bonus demografi yang akan terjadi di Kota Batu,” ucap Ketua Bidang Ekonomi Kreatif & Pariwisata Pengurus Pusat Nusantara Gilang Gemilang (NGG) tersebut.
Baca Juga :Formasi CPNS Dokter Spesialis Kosong, RSUD Bantarangin Ponorogo Pinjam RSUD Harjono
Sebagai informasi, selain pernah kuliah di Boston USA, STIE Surabaya, dan S2 di UNAIR, Mas Gum sejak usia 21 tahun sudah memegang empat perusahan, salah satu perusahaannya bergerak di bidang IT.
Di mana teknologi akan berperan cukup penting dalam menghadapi tantangan ke depan khususnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM).
“Saya sudah beberapa kali bertemu dengan Mas Gum, sehingga saya cukup paham apa yang menjadi cita-citanya untuk Kota Batu ini, salah satunya dalam mewadahi keresahan dan kebutuhan anak muda Batu. Mas Gum menaruh perhatian yang tinggi pada kreativitas di dunia ekonomi kreatif, usaha, bisnis dan industri, khususnya yang diprakarsai oleh anak-anak muda Kota Batu. Beliau bahkan pernah mengunjungi usaha saya di Taman Pinus Campervan Park Jalibar Oro-oro Ombo Kota Batu,” sebut Ketua Komunitas Campervan Indonesia Regional Jawa Timur ini.
Baca Juga :Alumni Relawan Bumbung Kosong 2020 Dukung Paslon Deny-Mudawamah
Cakra menjelaskan, bahwa Mas Gum ingin program pendidikan gratis wajib belajar 12 tahunnya nanti akan menjadi pijakan utama dalam menyukseskan programnya 1 Kartu Keluarga (KK) 1 Sarjana. Selesai SMA/SMK, siswa berprestasi di segala bidang bisa langsung bekerja di BUMD-BUMD Kota Batu, bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri, atau juga bisa langsung dapat kesempatan mengenyam pendidikan gratis lagi.
Selain itu, kata Cakra, juga ada beasiswa kuliah dari Pemkot Batu untuk mereka. Dari program wajib belajar 12 tahun dan program 1 KK 1 Sarjana inilah bibit-bibit SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045 bisa diperoleh dan diwujudkan.
“Program 17 Langkah GURU yang sudah disajikan oleh Mas Gum itu, saya lihat sangat bisa menjawab tantangan Kota Batu dalam menyiapkan infrastruktur dan fasilitas penunjang dalam menyambut bonus demografi di Kota Batu nanti,” ucapnya yakin.
Baca Juga :Bawaslu Jombang Telusuri Dugaan Kepala Sekolah Gunakan Rumah Pribadi untuk Kampanye Paslon
Baginya, Masa depan Kota Batu harus disiapkan dari sekarang. Menurutnya, sudah waktunya generasi millenial dan Gen Z di Kota Batu saat ini dipimpin oleh anak muda yang visioner, lebih memahami keresahan millenial dan Gen Z, serta lebih peduli dengan kebutuhan masa depan millenial dan Gen Z.
“Jangan salah pilih pemimpin, dan jangan khawatir karena di Indonesia sudah banyak bukti pemimpin muda yang berhasil membawa daerahnya menjadi kota/kabupaten yang lebih maju dan hidup anak mudanya Sejahtera,” seru Cakra.



















