“Kesadaran kolektif ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi terselenggaranya Pilkada yang damai dan bermartabat,” ujarnya pada sejumlah wartawan usai acara seminar.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua FKUB Kota Kediri Muhammad Salim menegaskan komitmennya untuk mensosialisasikan dan menjalankan program lembaga sesuai visi misi kerukunan umat beragama. Terlebih untuk upaya nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis selama proses Pilkada berlangsung.
Menurut Muhammad Salim, tokoh agama merupakan representasi dari umat beragama di Kota Kediri. Tokoh-tokoh itu mengambil peran yang positif, peran yang aktif untuk menciptakan kondisi yang kondusif aman, damai dan nyaman khususnya dalam Pilkada serentak di bulan November mendatang.
“Semoga pelaksanaan Pilkada nantinya aman damai, tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan,” katanya.
Baca Juga :Polisi Turun Tangan Selidik Pemicu Dugaan Keracunan Massal di Trenggalek
Sementara itu, agenda seminar nasional FKUB Kota Kediri yang didukung Pemerintah Kota Kediri ini dihadiri sekitar 200 orang yang mewakili semua elemen pemerintahan di Kota Kediri, lembaga penegak hukum, penyelenggara pemilu, organisasi sosial keagamaan, organisasi kepemudaan dan pemangku kepentingan terkait lainnya. ***


















