Kediri, SEJAHTERA.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri mengadakan deklarasikan “Tolak Money Politics, Hoax dan SARA” pada Pilkada Serentak 2024, Sabtu (26/10/2024). Bawaslu mengundang seluruh elemen mulai dari Forkopimda Kota Kediri, Camat dan Lurah, Kodim 0809, Polres Kediri Kota, Kejaksaan Negeri Kota Kediri, KPU, Panwascam, PPL, FKUB, Partai Politik, Tim Paslon Calon Walikota dan perwakilan media untuk bersama-sama.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri, Ferry Djatmiko yang turut membuka deklarasi yang digelar di salah satu resto di Kota Kediri tersebut mengatakan bahwa saat Pilkada serentak 2024 sudah semakin dekat, maka dari itu Ferry mengajak seluruh elemen untuk bekerjasama agar kondisi aman, tentram dan kondusif menjelang pemilu hingga waktu pencoblosan bisa terlaksana dengan baik.
“Pilkada 2024 tinggal menghitung hari. Alhamdulillah hingga saat ini belum ada kasus, kami berharap situasi aman, tentram dan kondusif ini terus berjalan sampai dengan hari pencoblosan,”ungkapnya.
Ferry juga menggungkapkan, PJ Wali Kota Kediri, Zanariah menitipkan pesan agar seluruh aparatur negara harus bersikap netral sesuai undang-undang dan aturan KPU serta pada seluruh masyarakat untuk tidak mudah termakan money politik, hoax dan sara.
Ferry yakin, masyarakat Kota Kediri adalah masyarakat yang cerdas, yang tidak mudah termakan isu hoax, sara dan money politik. “Kami yakin Kota Kediri adalah kota yang struktur masyarakatnya tidak mudah diadu domba, digoyang oleh isu-isu atau hoax yang mulai bermunculan saat ini,”ungkapnya.
Ferry berharap Pilkada Serentak mendatang dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif seperti pada Pilpres dan Pilgub sebelumnya, karena Kota Kediri itu barometer yang dipantau oleh Pemerintah Pusat. “Kami mohon dukungan dan kerjasama semua pihak untuk menjaga situasi di Kota Kedir,”ungkapnya diakhir sambutan.



















