“Akinya ya soak, jadi alat tak dapat memberikan peringatan tatkala debit sungai meningkat melebihi batas aman,” terangnya.
Baca Juga :Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, ini Lahan untuk Tanam Jagung yang Dibuka Polres Nganjuk
Terkait EWS yang dinonaktifkan tersebut pihaknya akan melakukan perbaikan dalam waktu dekat agar kembali beroperasi maksimal. Lebih lanjut, Marsanto mengungkapkan, keberadaan EWS penting untuk meminimalisir potensi risiko bencana. Alat tersebut memberikan peringatan agar warga siaga menyelamatkan diri saat terjadi bencana.
“Alat ini penting, karena memberikan peringatan dini ketika akan terjadi bencana dan dapat meminimalisir korban jiwa,” tegasnya.
Baca Juga :Sidak Toko dan Distributor, BPOM Kediri Sita Jajanan China Mengandung Bakteri
Dirinya juga berharap, setelah dilakukan perbaikan dalam waktu dekat warga disekitar lokasi EWS terpasang bisa ikut menjaga dan merawat. Hal ini demi menjaga keselamatan warga sekitar.
“Kalau EWS nonaktif ketika akan terjadi bencana malah repot nanti, jadi memang harus dijaga bersama sama,” tandasnya.



















