Baca Juga :Kompensasi sudah Tuntas, Pelaksana Proyek Perluasan Pabrik tetap Terusik
Untuk mengurai kepadatan, Polres Batu akan menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow, sistem satu arah, hingga pembatasan akses di ruas jalan tertentu.
“Tak hanya itu saja, kami juga fokus pada potensi bencana seperti tanah longsor dan banjir di wilayah Kasembon, Ngantang, Bumiaji, dan Batu. Pihak BPBD dan Dinas Kesehatan dilibatkan untuk memastikan kesiapan jika bencana terjadi,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, Danang menghimbau pada pengelola destinasi wisata seperti Jatim Park Group dan Santera diminta untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung, serta pengamanan khusus akan diberlakukan di gereja-gereja, yang menjadi salah satu pusat kegiatan selama Natal.
“Kami juga memantau data okupansi hotel secara harian untuk memprediksi lonjakan wisatawan dan menyesuaikan pengaturan lalu lintas,” tambah Kompol Danang.
Baca Juga :Maling Uang Warung Makan di Ponorogo Terekam CCTV
Operasi Lilin Semeru 2024 nantinya melibatkan banyak pihak, termasuk TNI, Satpol PP, Pemkot Batu, akademisi, tokoh agama, dan organisasi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan suasana aman dan kondusif di Kota Batu selama Nataru.
“Dengan langkah strategis ini, kami berharap Operasi Lilin Semeru 2024 dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak,” pungkasnya.



















