Fogging jadi Trobosan Cegah DBD yang Disebabkan Curah Hujan Semakin Tinggi

Fogging jadi Trobosan Cegah DBD yang Disebabkan Curah Hujan Semakin Tinggi
Petugas saat melakukan fogging untuk pencegahan demam berdarah. (istimewa)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Dalam upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), di musim penghujan seperti saat ini, Pemerintah Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk telah melaksanakan kegiatan fogging secara intensif di wilayah Dusun Kedungglugu.

Baca Juga :Diintimidasi, Anggota Panwascam Sukorejo Kota Blitar Mengadu ke Polisi

Kepala Desa Kedungglugu, Sartono, mengatakan bahwa kegiatan fogging ini merupakan respons cepat terhadap peningkatan jumlah kasus DBD yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.

Read More

“Kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pemerintah desa untuk melindungi kesehatan masyarakat. Dengan adanya laporan peningkatan kasus DBD, kami merasa perlu segera bertindak untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti melalui fogging ini,” ujarnya, Selasa (14/1/2025).

Dijelaskan Sartono, program ini merupakan bagian dari strategi terpadu yang melibatkan kerja sama antara aparat desa, tenaga medis, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Baca Juga :Persepon Ponorogo Kembali Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Jawa Timur, PSSI: Konsekuensinya Harus Diperbaiki

“Fogging ini adalah salah satu langkah preventif untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti, faktor utama penyebaran DBD. Selain itu, kami juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengeliminasi tempat-tempat berkembang biak nyamuk,” urainya nya.

Selama kegiatan, tim fogging menggunakan insektisida yang aman dan telah disetujui oleh dinas kesehatan setempat. Proses penyemprotan dilakukan pada pagi hari untuk meminimalisir gangguan aktivitas warga dan memastikan efektivitas maksimal dalam membasmi nyamuk.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *