Dokter berkacamata ini menambahkan, dalam dunia Kesehatan mental, ada beberapa pemicu seseorang terganggu Kesehatan mentalnya. Pemicunya di antaranya ekonomi. Permasalahan ekonomi menduduki paling banyak, utamanya para suami istri.
Baca Juga :Dampak Efisiensi Anggaran, Pemkot Batu Tunggu Instruksi Kepastian THR
Ada pula soal tekanan kerja, hingga tuntutan gaya hidup modern yang serba cepat serta tingginya paparan media sosial juga turut memengaruhi kondisi mental masyarakat.
“Dulu kan malu datang ke poli jiwa. Saat ini sudah mulai berubah. Banyak yang memberanikan diri konsultasi ke kami yang menangani dengan profesional,” katanya.
Dia mengatakan, untuk kedatangan pasien pun beragam. Ada yang secara mandiri atau datang sendiri ke poli jiwa, ada pula yang bersama keluarga. Ada pula yang dirujuk dari puskesmas atau lainnya. Dia menambahkan, dalam hal penanganan gangguan mental ada teknik sendiri.
Baca Juga :Puluhan Pasangan Kumpul Kebo di Kos Lowokwaru Malang Digerebek, Ada yang Open BO
Di antaranya menjalani Terapi Kognitif Perilaku (CBT). Dengan CBT pasien mampu untuk mengelola kecemasan, mengatasi pikiran negatif, serta membangun pola pikir yang lebih sehat. “Ada pula pemberian obat-obatan. Tetapi harus atas sepengetahuan dokter,” pungkasnya.



















