Penyebab pindah ke Kota Blitar karena berdasarkan evaluasi, Stadion Brawijaya Kediri yang juga kandang lama Persik Kediri tidak memungkinkan sebagai tempat untuk menggelar pertandingan Liga 1.
“Kami akan menyewa tiga laga sisa. Stadion Brawijaya sudah tidak memungkinkan,” katanya usai bertemu dengan Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin.
Sebenarnya, lanjutnya, Persik Kediri masih punya empat sisa laga. Tetapi hanya tiga laga yang disetujui untuk berkadang ke Kota Blitar. Laga Persik kontra Persebaya Surabaya tidak mendapat restu dari Pemkot Blitar dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya alasan keamanan
Baca Juga :Dua Pemuda Pelaku Curanmor di Perkebunan Lawang Nyaris Dimassa
. “ Memang pernah ada peristiwa tidak mengenakkan saat Persebaya Surabaya main di sini (Kota Blitar,red) itu yang menjadi alasan,” jelasnya.
Dia menambahkan, selain dari segi fasilitas mumpuni, mulai lampu stadion hingga fasilitas lapangan, jarak antara Kediri dengan Blitar juga menjadi pertimbangan lain.
Jaraknya hanya sekitar 35 kilometer memudahkan untuk memobilisasi pemain. “Lampu Stadion Supriadi sudah lolos uji dan layak. Kalau di Kediri lampunya tidak bisa maksimal dan banyak fasilitas yang tidak memadahi. Harus renovasi total,” tandasnya.



















